SOAL BIOLOGI KELAS XI IPA
Pilihlah jawaban yang paling tepat!
1. Organel tempat berlangsungnya sintesis RNA adalah…..
A. ribosom B. nucleolus C. mitokondria D. kloroplas E. reticulum endoplasma
2. Berikut ini adalah nama organel yang ada dalam sitoplasma:
1. sentrosom 5. ribosom
2. vakuola 6. grana
3. stroma 7. reticulum endoplasma
4. kromosom 8. kloroplas
Dari daftar di atas, organel yang berkaitan dengan proses fotosintesis adalah…..
A. 1-2-3 D. 3-6-8
B. 2-3-6 E. 6-7-8
C. 2-6-8
3. Tugas menetralkan hydrogen peroksida diperankan oleh organela yang menghasilkan enzim katalase, yaitu…..
A. lisosom D. mikrotubulus
B. badan mikro E. vakuola
C. badan Golgi
4. Penggabungan beberapa asam amino menjadi rantai polipeptida merupakan tugas dari….
A. ribosom B. lisosom C. leukoplas D. proteoplas E. amiloplas
5. Fungsi membrane lisosom adalah….
A. memisahkan lingkungan asam untuk enzim lisosom dari pH netral sitoplasma
B. penghubung dengan membrane inti
C. tempat alternative untuk sintesis protein
D. transport aktif dan eksositosis
E. transport pasif dan sintesis protein
6. Untuk mengurangi penguapan pada siang hari tanaman jagung menggulungkan daunnya.Organel yang bertanggung jawab atas penggulungan daun adalah….
A. stoma B. trikoma C. sel kipas D. epidermis ganda E. sel gabus
7. Sintesis protein dapat terjadi pada organel….
A. kloroplas dan kromoplas D. mitokondria dan kloroplas
B. nucleolus dan mitokodria E. mitokondria dan ribosom
C. nucleolus dan ribosom
8. Pernyataan mengenai organel sel yang benar adalah….
A. reticulum endoplasma halus memiliki ribosom di bagian dalam membrane
B. sitoplasma akan berwujud gel bila konsentrasi air tinggi
C. sitoplasma akan berwujud gel bila konsentrasi air rendah
D. peroksisom hanya terdapat pada sel tumbuhan
E. glioksisom hanya terdapat pada sel hewan
9. Organel berikut ini yang hanya terdapat pada sel tumbuhan adalah….
A. glioksisom, dinding sel, leukoplas D. mitokondria, ribosom, reticulum endoplasma
B. glioksisom, peroksisom, sentriol E. nucleolus, sitoplasma, membrane sel
C. kloroplas, dinding sel, ribosom
10. Transpor aktif merupakan peristiwa transportasi yang melawan gradient konsentrasi dan membutuhkan sejumlah energi. Energi tersebut berasal dari….
A. penarikan ion kalium dan ATP D. penarikan ion kalsium
B. penarikan ion natrium E. penarikan ion klorida
C. penguraian adenosine tri fosfat
11. Jaringan yang paling dekat dengan silinder pusat (stele) adalah….
A. epidermis B. korteks C. xylem primer D. xylem sekunder D. floem sekunder
12. Jaringan parenkim pada buah dan biji dapat berfungsi sebagai…..
A. pelindung B. pengangkut C. penguat D. cadangan makanan E. sekretoris
13. Jaringan epitel yang terdapat pada kelenjar keringat dan berfungsi sebagai alat sekresi adalah….
A. epitel pipih berlapis D. epitel pipih selapis
B. epitel kubus berlapis E. epitel kubus selapis
C. epitel transisional
14. Ciri khusus suatu jaringan adalah memiliki komponen interseluler yang berupa matriks. Jaringan yang dimaksud adalah….
A. jaringan epitel D. jaringan ikat
B. jaringan saraf E. jaringan otot polos
C. jaringan otot
15. Bagian tubuh berikut yang tiak memiliki jaringan tulang rawan adalah….
A. daun telinga D. hidung
B. tengkorak E. trakea
C. persendiaan
16. Sifat-sifat jaringan dewasa adalah sebagai berikut, kecuali….
A. ukuran sel relative besar dibandingkan ukuran sel meristem
B. memiliki ruang antar sel
C. terdiri atas sel-sel yang hidup dan aktif memperbanyak diri
D. sel-sel penyusunnya mengalami penebalan pada dinding sel
E. memiliki vakuola besar
17. Pernyataan yang benar mengenai jaringan kolenkim adalah….
A. merupakan jaringan penguat D. tersusun atas sel-sel mati
B. merupakan jaringan dasar E. dinding sel penyusunnya mengalami penebalan lignin
C. merupakan jaringan pelindung
18. Sklerenkim berbeda dengan kolenkim sebab kolenkim….
A. tersusun atas sel yang mati
B. dinding sel mengalami penebalan selulosa
C. memiliki ruang antarsel
D. dinding selnya tebal dank eras
E. penebalan sel terdapat pada sudut sel
19. Dinding sel berlignin, tersusun atas sel-sel mati, sel tidak mengandung protoplas, tersusun memanjang, dinding ujung sel tidak ada, merupakan cirri-ciri jaringan….
A. epidermis B. parendkim C. kolenkim D. xylem E. floem
20. Pernyataan tentang berkas pengangkut pada tumbuhan yang tidak tepat adalah….
A. xylem membawa air dan mineral dari tanah ke daun
B. floem membawa hasil fotosintesis dari daun ke akar
C. xylem terdiri dari unsure trakeal, serabut xylem, parenkim xylem
D. floem terdiri dari unsure tapis, sel pengiring, parenkim floem, serabut floem
E. xylem dan floem membentuk berkas pengangkut
21. Selaput tulang yang membungkus bagian permukaan tulang adalah….
A. Tendon B. akhiles C. spongeosa D. endostium E. periostium
22. Pertemuan tulang-tulang kranium pada ubun-ubun manusia disebut….
A. sinartrosis B. amfiartrosis C. diartrosis D. sinkondrosis E. suture
23. Sistem gerak yang dilakukan oleh tulang manusia disebut….
A. Sendi D. alat gerak pasif
B. Ligamentum E. alat gerak aktif
C. Akhiles
24. Hubungan tulang di bagian lutut disebut….
A. Persendiaan D. sendi ovoid
B. sendi engsel E. sendi peluru
C. sendi luncur
25. Tendon dan ligamen merupakan suatu….
A. jaringan ikat longgar D. jaringan tulang
B. jaringan ikat padat E. jaringan tulang rawan elastik
C. jaringan otot
26. Sel-sel tulang keras dibentuk oleh….
A. kondrosit B. kondroblas C. osteosit D. osteoblas E. osteoklas
27. Bagian tulang yang berfungsi dalam perawatan dan pemeliharaan tulang adalah….
A. osteosit B. osteoblas C. osteoklas D. osteoprogenator E. osteon
28. Perhatikan cirri-ciri hubungan tulang berikut:
1. tulang-tulangnya dapat digerakkan
2. tulang-tulangnya tidak dapat digerakkan
3. memiliki memberan sinovial
4. memiliki cairan sinovial
5. tulang dihubungkan oleh jaringan ikat serabut padat
Yang merupakan cirri-ciri hubungan tulang pada tulang gelang bahu dan lengan atas adalah….
A. 1 dan 3 D. 2,3,4
B. 2 dan 5 E. 3,4,5
C. 1,3,4
29. Pernyataan mengenai tulang belakang berikut ini benar, kecuali…..
A. tulang belakang berbentuk lurus sehingga kuat menyangga beban tubuh
B. tulang belakang berbentuk melengkung sehingga kuat menyangga beban tubuh
C. tulang belakang yang terlalu membengkok ke depan disebut lordosis
D. tulang belakang terlalu membengkok ke belakang disebut kifosis
E. tulang belakang membengkok ke samping disebut scoliosis
30. Binaragawan memiliki otot yang besar karena sering dilatih. Keadaan seperti ini disebut dengan….
A. atrofi B. hipertrofi C. origo D. fasia superfasialis E. fasia propia
31. Darah yang telah beredar dari jaringan tubuh masuk ke ruang jantung pertama kali pada bagian….
A. serambi kanan D. ventrikel kiri
B. serambi kiri E. septum atrioventrikulorum
C. ventrikel kanan
32. Saat sistol berlangsung, darah dipompa dari bilik kanan ke….
A. Kulit D. tubuh bagian bawah
B. paru-paru E. tubuh bagian atas
C. hati
33. Kemampuan leukosit keluar dari pembuluh darah dengan cara ameboid disebut….
A. fagosit B. diapedesis C. hemolisis D. siklosis E. aglutinasi
34. Sistem peredaran darah tunggal dijumpai pada hewan….
A. invertebrate B. vertebrata C. pisces D. amphibian E. reftilia
35. Sistem transport dengan rongga gastrovaskuler terdapat pada….
A. cacing B. belalang C. kupu-kupa D. ular E. kuda laut
36. Pernyataan berikut ini yang benar mengenai fungsi komponen darah adalah….
A. leukosit berfungsi untuk mengangkut sisa metabolisme
B. plasma darah berfungsi mengangkut oksigen
C. erittrosit berfungsi mengangkut sari-sari oksigen
D. eritrosit berfungsi mengangkut sari-sari makanan
E. plasma darah berfungsi memfagosit bakteri pathogen
37. Serum merupakan bagian dari…..
A. eritrosit B. leukosit C. trombosit D. plasma darah E. keeping darah
38. Komponen darah yang berperan dalam penggumpalan darah di tempat luka adalah…
A. neutrofil B. limfosit C. granulosit D. agranulosit E. trombosit
39. Dalam perkembangan manusia, eritrosit diproduksi oleh organ yang berbeda. Tempat produksi eritrosit adalah sebagai berikut, kecuali….
A. kantong kuning telur D. sumsum tulang
B. hati E. pankreas
C. limpa
40. Pernyataan mengenai penggumpalan darah berikut adalah benar, kecuali….
A. bila darah seseorang diuji dengan serum anti A menggumpal, orang tersebut mungkin bergolongan darah A atau AB.
B. Bila darah seseorang diuji dengan serum anti A menggumpal, ornga tersebut mungkin bergolongan darah B atau O.
C. Bila darah seseorang diuji dengan serum anti A tidak menggumpal, orang tersebut mungkin bergolongan darah B atau O.
D. Bila darah seseorang diuji dengan serum anti B menggumpal, orang tersebut mengkin bergolongan darah B atau AB.
E. Bila darah seseorang diuji dengan serum anti B tidak menggumpal, orang tersebut mungkin bergolongan darah A atau O.
Selasa, 15 Desember 2009
SOAL TRY OUT BIOLOGI KELAS XII IPA
SOAL TRY OUT BIOLOGI KELAS XII IPA
Pilihlah jawaban yang paling tepat!
1. Kunci dikotomi, mengklasifikasikan organisme dengan membagi kelompoknya menjadi ....
a. empat kelompok yang lebih kecil d. tiga atau empat kelompok yang lebih kecil
b. dua kelompok yang lebih kecil e. dua atau lebih kelompok yang lebih kecil
c. tiga kelompok yang lebih kecil
2. Ada ayam bangkok, ayam buras, ayam katai, ayam hutan, ayam bekisar, dan lain-lain. Hal ini merupakan contoh adanya keanekaragaman tingkat . . . .
a. jenis b. gen c. ekosistem d. populasi e. komunitas
3. Beberapa ciri jasad renik adalah:
1) Bersifat uniseluler. 4) Dapat menembus jaringan bakteri.
2) Inti prokarion. 5) Mempunyai selubung dari protein
3) Reproduksi terjadi dalam sel hidup. 6) Bergerak dengan menggunakan pseudopodia.
Ciri-ciri virus adalah . . . .
a. 1, 2, dan 3 b. 1, 5, dan 6 c. 2, 3, dan 4 d. 3, 4, dan 5 e. 4, 5, dan 6
4. Daur hidup tumbuhan lumut diawali dari spora yang jatuh di tempat yang lembap akan tumbuh menjadi . . . .
a. protalium b. protonema c. sporofit d. sporogonium e. tumbuhan lumut
5. Berikut ini adalah fase-fase dari daur Fasciola hepatica
1. mirasidium 5. cacing dewasa
2. telur 6. metaserkaria
3. sporokist 7. serkaria
4. redia
Urutan fase-fase cacing adalah …
A. 2–1–3–7–6–4–5 D. 2–1–4–3–7–6–5
B. 2–1–4–7–6–3–5 E. 2–3–4–5–7–6–5
C. 2–1–3–4–7–6–5
6. Di bawah ini ada beberapa jenis ikan, yaitu :
1. ikan mas 2. ikan gurami 3. ikan pari 4. ikan mujair 5. ikan hiu
manakah dari kelompok ikan tersebut di atas yang mempunyai klas yang sama ?
A. 1 – 2 – 3 B. 1 – 2 – 4 C. 1 – 2 – 5 D. 2 – 3 – 4 E. 2 – 3 – 5
7. Makhluk hidup sebagai komponen biotik dengan komponen abiotik merupakan satu kesatuan yang disebut sebagai . . . .
a. ekosistem b. bioma c. biosfer d. habitat e. komunitas
8. Sistem bercocok tanam monokultur pada dasarnya sangat merugikan, di antara kerugian-kerugian tersebut adalah . . . .
a. meningkatkan sistem keanekaragaman hayati yang ada
b. meningkatkan kesuburan tanah
c. jumlah hama yang menyerang tanaman menjadi semakin berkurang
d. dapat mengembalikan kualitas tanah menjadi lebih baik
e. sistem keanekaragaman hayati semakin berkurang sehingga memengaruhi sistem keseimbangan ekologi
9. Pernyataan yang paling tepat untuk reticulum endoplasma adalah …
A. organel terbesar di dalam sitoplasma
B. organel kecil didalam sel yang tersusun atas protein dan ARN
C. sepasang badan silinder dan merupakan suatu kesatuan
D. sistem membran yang kompleks membentuk jaring-jaring kerja di sitoplasma
E. berperan dalam sintesis protein, siantesis lemak dan transpor materi di dalam sel
10. Pada saat praktikum, seorang siswa mengamati sayatan melintang daun dengan menggunakan mikroskop. Hasil pengamatan menunjukkan adanya jaringan dengan ciri-ciri sebagai berikut:
- bentuk sel seperti balok
- sel-selnya tersusun rapat
- dilapisi kutikula
Berdasarkan ciri-ciri di atas, siswa nienyimpulkan bahwa jaringan tersebut berfungsi sebagai ...
A. pelindung D. tempat penyerapan
B. tempat fotosintesis E. tempat pertukaran udara
C. alat pengangkut
11. Ditemukan jaringan dengan ciri-ciri sebagai berikut :
- bentuk pipih, kubus atau silindris
- terletak pada permukaan organ
- berfungsi proteksi, sekresi
Jaringan yang dimaksud adalah :
A. saraf B. epitel C. otot D. lemak E. ikat
12. Hubungan antar tulang-tulang pada siku, lutut dan ruas-ruas jari membentuk …
A. sendi putar B. sendi peluru C. sendi pelana D. sendi engsel E. sendi rotasi
13. Pada skema pembekuan darah berikut ini, nomor 2 dan 4 berturut-turut menunjukan
....
A. trombin, fibrinogen D. tromboplastin, trombin
B. trombin, tromboplastin E. fibrinogen, trombin
C. tromboplastin, fibrinogen
14. Bila hati tidak mampu menghasilkan empedu, maka akan menimbulkan gangguan pada …
A. pencernaan lemak D. kadar gula darah
B. pencernaan karbohidrat E. kadar kolesterol darah
C. pencernaan protein
15. Sistem pernafasan pada manusia disusun oleh beberapa organ, bagian yang paling efektif untuk terjadi difusi oksigen dan karbondioksida adalah …
A. rongga hidung B. larings C. pleura D. alveolus E. trakeolus
16. Dari hasil uji urine seseorang diperoleh data:
No Perlakuan Hasil Pengamatan
1. Urine + Biuret Tidak berubah
2. Urine + Fehling A dan B dipanaskan Warna merah bata
3. Urine + Perak Nitrat Endapan putih
4. Urine dipanaskan Bau ammonia
Berdasarkan data dapat disimpulkan bahwa orangtersebut ...
A. Menderita albuminuria D. Menderita diabetes melitus
B. Tidak ada kelainan pada ginjal E. Ada radang pada kandung kemih
C. Terjadinya gangguan pada filtrasi
17. Urutan jalannya rangsang pada lengkung refleks sederhana adalah ...
A. Reseptor - serabut sensosir - efektor - serabut saraf motors - serabut saraf konektor
B. Reseptor - serabut saraf sensoris - serabut sarat konektor - serabut saraf motoris - efektor
C. Reseptor - serabut saraf motoris - serabut saraf sensoris - efektor
D. Reseptor - serabut saraf motoris - serabut saraf konektor - serabut saraf sensoris - efektor
E. Reseptor - serabut saraf konektor - serabut saraf sensorisi - serabut sarat motoris – efektor
18. Perbedaan kerja sistem saraf dan sistem endokrin adalah ...
Faktor pembeda Sistem saraf Sistem Endokrin
A zat kimia sebagai penghantar rangsang tidak ada ada
B sumber rangsang luar dan dalam tubuh dalam tubuh
C respon terhadap rangsang cepat lambat
D target respon tidak langsung langsung
E peran dalam tubuh mengatur keseimbangan memelihara keseimbangan
19. Perhatikan gambar organ reproduksi wanita di samping. Fungsi organ P adalah ...
A. tempat berlangstingnya proses oogenesis D. tempat menempelnya plasenta
B. tempat berlangsungnya peristiwa fertilisasi E. sebagai jalan keluar bayi pada saat dilahirkan
C. tempat pertumbuhan dan perkembangan embrio
20. Hormon-hormon yang berpengaruh di dalam siklus menstruasi adalah ...
A. androgen dan ekstrogen D. angdrogen dan laktogen
B. estrogen dan progesterone E. somatotrop dan estrogen
C. prolaktin dan laktogen
21. Berikut ini adalah daftar berbagai fungsi hormone tumbuhan :
1. merangsang pembelahan sel 4. meningkatkan perkembangan buah dan bunga
2. mendorong pemasakan buah 5. mendorong perkembangan biji dan tunas
3. menghambat pertunasan daun
Fungsi hormon Auksin adalah …
A. 1 dan 2 B. 1 dan 5 C. 2 dan 3 D. 2 dan 4 E. 3 dan 5
22. Grafik di bawah ini yang menunjukkan hubungan antara laju pertumbuhan kecambah dengan suhu adalah
…
A. B. C. D. E.
23. Salah satu faktor yang mempengaruhi kerja enzim katalase adalah pH. Grafik yang benar untuk
menggambarkan hubungan aktivitas enzim katalase dan pH adalah …
A.
24. Asam piruvat hasil proses glikolisis dalam keadaan aerob akan diubah menjadi asetil ko-A, NADH2 dan CO2 yang terjadi pada:
A. matrik mitokondira B. sitoplasma C. plastida D. sentrosom E. protoplasma ,
25. Perubahan energi cahaya menjadi energi kimia pada fotosintesis berlangsung dalam ...
A. plastida B. tilakoid C. stroma D. grana E. mitrokondria
26. Gambar sepotong molekul ADN. Satu nukleotida ditunjukkan oleh nomor .
1 10 11 7
2 8
9
3
4
5
6
A. 1-2-10 B. 1-2-3 C. 2 – 10-11 D. 11-8-7 E. 2-3-4
27 Di bawah ini adalah langkah-langkah sintesis protein
1. ARN duta bergabung dengan ribosom
2. ARN duta dicetak oleh ADN dalam inti dengancara transkripsi
3. ARN transpor membawa asam amino ke ribosom
4. terbentuk rangkaian asam amino (polinukleotida)
5. ARN duta meninggalkan inti menuju ke ribosom
Urutan sintesa protein yang benar adalah …
A. 1 – 2 – 3 – 4 – 5 D. 2 – 4 – 3 – 1 – 5
B. 4 – 3 – 2 – 5 – 1 E. 2 – 5 – 1 – 3 – 4
C. 5 – 3 – 2 – 4 – 1
.
28. Berikut ini adalah beberapa gambaran tentang tahapan pembelahan mitosis :
1. nukleus tidak lagi dapat dilihat
2. benang-benang kromatin memendek dan menebal
3. terlihat adanya sepasang bangunan yang disebut sentriol
4. semua kromitida mengatur diri di bidang pembelahan
5. kromatid berpisah menuju kutub yang berlawanan
6. nukleus dapat dilihat kembali
Yang terjadi pada profase adalah …
A. 2–3–4 B. 3–4–5 C. 3–4–6 D. 1–2–3 E. 4–5–6
29. Pembelahan miosis II terhadap oosit sekunder pada oogenesis menghasilkan ...
A. Satu polosit sekunder dan satu ootid D. Dua polosit sekunder
B. Dua ootid E. Tiga polosit dan satu ovum
C. Satu ootid satu ovum
30. Pada gambar oogenesis di bawah, nomor X adalah …
X
A. oosit primer B. oosit sekunder C. ovum D. oogenium E. polosit
31. Gamet yang dibentuk oleh genotip AaBb adalah ...
A. AB, Ab, aB, ab D. AB, ab
B. AB, Ab E. AA, BB, aa, bb
C. AB, aB
32. Bunga warna merah homozigot dominan terhadap bunga warna putih. Apabila bunga warna merah heterozigot disilangkan dengan sesamanya, diperoleh keturunan berjumlah 36 batang. Berapa batangkah yang berbunga merah ?
A. 9 batang B. 18 batang C. 27 batang D. 30 batang E. 35 batang
33. Gandum berkulit hitam (Hhkk) disilangkan dengan gandum berkulit kuning (hhKk), hitam epistasis
terhadap kuning maka keturunannya ...
A. hitam semua D. 50% hitam, 25% kuning, 25% putih
B. kuning semua E. 25% hitam, 50% kuning, 25% putih
C. 50% hitam, 50% kuning
34. Berikut gambar mutasi gen:
Berdasarkan gambar di atas, tipe mutasi yang terjadi dinamakan …
A. translokasi B. transverse C. transisi D. inverse E. delesi
35. Perhatikan gambar kromosom di bawah !
Berdasarkan gambar di atas, jenis kerusakan kromosom yang terjadi adalah …
A. translokasi B. delesi C. duplikasi D. inversi perisentrik E. inversi parasentrik
36. Perhatikan model eksperimen Stanley Miller ini.
Tempat air mendidih, sumber daya, dan air yang mengandung bahan organik secara berturut-turut
adalah nomor ...
A. 1,2, dan 4 B. 1,3, dan 5 C. 2,3, dan 4 D. 2.4, dan 5 E. 3.4, dan 5
37. Pasangan dua organ yang dimiliki. dua macam organisme di bawah ini menunjukkan adanya homologi ...
A. alat gerak ikan paus dengan sirip ikan kakap D. insang berudu dengan insang ikan gabus
B. kaki depan kuda dengan tangan manusia E. kaki kecoa dengan kaki tikus
C. sayap serangga dengan sayap burung
38. Diketahui frekuensi gen orang albino pada suatu masyarakat adalah 16 di antara 10.000 orang.
Berapa persenkah orang pembawa sifat albino ...
A. 77,8% B. 76,8% C. 67,8% D. 7,68% E. 7,78%
39. Hal berikut yang merupakan keuntungan pembuatan bibit unggul dengan penyinaran radioaktif (mutasi) adalah …
A. prosesnya pendek D. tidak timbul kerusakan
B. hasilnya pasti E. sifat unggul diwariskan
C. prosesnya aman
40. Pemanfaatan bakteri untuk mendapatkan insulin bagi kehidupan manusia dilakukan dengan cara teknologi …
A. kultur jaringan D. mutasi dan hibridisasi
B. rekayasa genetika E. fermentasi
C. pembuatan vaksin
Pilihlah jawaban yang paling tepat!
1. Kunci dikotomi, mengklasifikasikan organisme dengan membagi kelompoknya menjadi ....
a. empat kelompok yang lebih kecil d. tiga atau empat kelompok yang lebih kecil
b. dua kelompok yang lebih kecil e. dua atau lebih kelompok yang lebih kecil
c. tiga kelompok yang lebih kecil
2. Ada ayam bangkok, ayam buras, ayam katai, ayam hutan, ayam bekisar, dan lain-lain. Hal ini merupakan contoh adanya keanekaragaman tingkat . . . .
a. jenis b. gen c. ekosistem d. populasi e. komunitas
3. Beberapa ciri jasad renik adalah:
1) Bersifat uniseluler. 4) Dapat menembus jaringan bakteri.
2) Inti prokarion. 5) Mempunyai selubung dari protein
3) Reproduksi terjadi dalam sel hidup. 6) Bergerak dengan menggunakan pseudopodia.
Ciri-ciri virus adalah . . . .
a. 1, 2, dan 3 b. 1, 5, dan 6 c. 2, 3, dan 4 d. 3, 4, dan 5 e. 4, 5, dan 6
4. Daur hidup tumbuhan lumut diawali dari spora yang jatuh di tempat yang lembap akan tumbuh menjadi . . . .
a. protalium b. protonema c. sporofit d. sporogonium e. tumbuhan lumut
5. Berikut ini adalah fase-fase dari daur Fasciola hepatica
1. mirasidium 5. cacing dewasa
2. telur 6. metaserkaria
3. sporokist 7. serkaria
4. redia
Urutan fase-fase cacing adalah …
A. 2–1–3–7–6–4–5 D. 2–1–4–3–7–6–5
B. 2–1–4–7–6–3–5 E. 2–3–4–5–7–6–5
C. 2–1–3–4–7–6–5
6. Di bawah ini ada beberapa jenis ikan, yaitu :
1. ikan mas 2. ikan gurami 3. ikan pari 4. ikan mujair 5. ikan hiu
manakah dari kelompok ikan tersebut di atas yang mempunyai klas yang sama ?
A. 1 – 2 – 3 B. 1 – 2 – 4 C. 1 – 2 – 5 D. 2 – 3 – 4 E. 2 – 3 – 5
7. Makhluk hidup sebagai komponen biotik dengan komponen abiotik merupakan satu kesatuan yang disebut sebagai . . . .
a. ekosistem b. bioma c. biosfer d. habitat e. komunitas
8. Sistem bercocok tanam monokultur pada dasarnya sangat merugikan, di antara kerugian-kerugian tersebut adalah . . . .
a. meningkatkan sistem keanekaragaman hayati yang ada
b. meningkatkan kesuburan tanah
c. jumlah hama yang menyerang tanaman menjadi semakin berkurang
d. dapat mengembalikan kualitas tanah menjadi lebih baik
e. sistem keanekaragaman hayati semakin berkurang sehingga memengaruhi sistem keseimbangan ekologi
9. Pernyataan yang paling tepat untuk reticulum endoplasma adalah …
A. organel terbesar di dalam sitoplasma
B. organel kecil didalam sel yang tersusun atas protein dan ARN
C. sepasang badan silinder dan merupakan suatu kesatuan
D. sistem membran yang kompleks membentuk jaring-jaring kerja di sitoplasma
E. berperan dalam sintesis protein, siantesis lemak dan transpor materi di dalam sel
10. Pada saat praktikum, seorang siswa mengamati sayatan melintang daun dengan menggunakan mikroskop. Hasil pengamatan menunjukkan adanya jaringan dengan ciri-ciri sebagai berikut:
- bentuk sel seperti balok
- sel-selnya tersusun rapat
- dilapisi kutikula
Berdasarkan ciri-ciri di atas, siswa nienyimpulkan bahwa jaringan tersebut berfungsi sebagai ...
A. pelindung D. tempat penyerapan
B. tempat fotosintesis E. tempat pertukaran udara
C. alat pengangkut
11. Ditemukan jaringan dengan ciri-ciri sebagai berikut :
- bentuk pipih, kubus atau silindris
- terletak pada permukaan organ
- berfungsi proteksi, sekresi
Jaringan yang dimaksud adalah :
A. saraf B. epitel C. otot D. lemak E. ikat
12. Hubungan antar tulang-tulang pada siku, lutut dan ruas-ruas jari membentuk …
A. sendi putar B. sendi peluru C. sendi pelana D. sendi engsel E. sendi rotasi
13. Pada skema pembekuan darah berikut ini, nomor 2 dan 4 berturut-turut menunjukan
....
A. trombin, fibrinogen D. tromboplastin, trombin
B. trombin, tromboplastin E. fibrinogen, trombin
C. tromboplastin, fibrinogen
14. Bila hati tidak mampu menghasilkan empedu, maka akan menimbulkan gangguan pada …
A. pencernaan lemak D. kadar gula darah
B. pencernaan karbohidrat E. kadar kolesterol darah
C. pencernaan protein
15. Sistem pernafasan pada manusia disusun oleh beberapa organ, bagian yang paling efektif untuk terjadi difusi oksigen dan karbondioksida adalah …
A. rongga hidung B. larings C. pleura D. alveolus E. trakeolus
16. Dari hasil uji urine seseorang diperoleh data:
No Perlakuan Hasil Pengamatan
1. Urine + Biuret Tidak berubah
2. Urine + Fehling A dan B dipanaskan Warna merah bata
3. Urine + Perak Nitrat Endapan putih
4. Urine dipanaskan Bau ammonia
Berdasarkan data dapat disimpulkan bahwa orangtersebut ...
A. Menderita albuminuria D. Menderita diabetes melitus
B. Tidak ada kelainan pada ginjal E. Ada radang pada kandung kemih
C. Terjadinya gangguan pada filtrasi
17. Urutan jalannya rangsang pada lengkung refleks sederhana adalah ...
A. Reseptor - serabut sensosir - efektor - serabut saraf motors - serabut saraf konektor
B. Reseptor - serabut saraf sensoris - serabut sarat konektor - serabut saraf motoris - efektor
C. Reseptor - serabut saraf motoris - serabut saraf sensoris - efektor
D. Reseptor - serabut saraf motoris - serabut saraf konektor - serabut saraf sensoris - efektor
E. Reseptor - serabut saraf konektor - serabut saraf sensorisi - serabut sarat motoris – efektor
18. Perbedaan kerja sistem saraf dan sistem endokrin adalah ...
Faktor pembeda Sistem saraf Sistem Endokrin
A zat kimia sebagai penghantar rangsang tidak ada ada
B sumber rangsang luar dan dalam tubuh dalam tubuh
C respon terhadap rangsang cepat lambat
D target respon tidak langsung langsung
E peran dalam tubuh mengatur keseimbangan memelihara keseimbangan
19. Perhatikan gambar organ reproduksi wanita di samping. Fungsi organ P adalah ...
A. tempat berlangstingnya proses oogenesis D. tempat menempelnya plasenta
B. tempat berlangsungnya peristiwa fertilisasi E. sebagai jalan keluar bayi pada saat dilahirkan
C. tempat pertumbuhan dan perkembangan embrio
20. Hormon-hormon yang berpengaruh di dalam siklus menstruasi adalah ...
A. androgen dan ekstrogen D. angdrogen dan laktogen
B. estrogen dan progesterone E. somatotrop dan estrogen
C. prolaktin dan laktogen
21. Berikut ini adalah daftar berbagai fungsi hormone tumbuhan :
1. merangsang pembelahan sel 4. meningkatkan perkembangan buah dan bunga
2. mendorong pemasakan buah 5. mendorong perkembangan biji dan tunas
3. menghambat pertunasan daun
Fungsi hormon Auksin adalah …
A. 1 dan 2 B. 1 dan 5 C. 2 dan 3 D. 2 dan 4 E. 3 dan 5
22. Grafik di bawah ini yang menunjukkan hubungan antara laju pertumbuhan kecambah dengan suhu adalah
…
A. B. C. D. E.
23. Salah satu faktor yang mempengaruhi kerja enzim katalase adalah pH. Grafik yang benar untuk
menggambarkan hubungan aktivitas enzim katalase dan pH adalah …
A.
24. Asam piruvat hasil proses glikolisis dalam keadaan aerob akan diubah menjadi asetil ko-A, NADH2 dan CO2 yang terjadi pada:
A. matrik mitokondira B. sitoplasma C. plastida D. sentrosom E. protoplasma ,
25. Perubahan energi cahaya menjadi energi kimia pada fotosintesis berlangsung dalam ...
A. plastida B. tilakoid C. stroma D. grana E. mitrokondria
26. Gambar sepotong molekul ADN. Satu nukleotida ditunjukkan oleh nomor .
1 10 11 7
2 8
9
3
4
5
6
A. 1-2-10 B. 1-2-3 C. 2 – 10-11 D. 11-8-7 E. 2-3-4
27 Di bawah ini adalah langkah-langkah sintesis protein
1. ARN duta bergabung dengan ribosom
2. ARN duta dicetak oleh ADN dalam inti dengancara transkripsi
3. ARN transpor membawa asam amino ke ribosom
4. terbentuk rangkaian asam amino (polinukleotida)
5. ARN duta meninggalkan inti menuju ke ribosom
Urutan sintesa protein yang benar adalah …
A. 1 – 2 – 3 – 4 – 5 D. 2 – 4 – 3 – 1 – 5
B. 4 – 3 – 2 – 5 – 1 E. 2 – 5 – 1 – 3 – 4
C. 5 – 3 – 2 – 4 – 1
.
28. Berikut ini adalah beberapa gambaran tentang tahapan pembelahan mitosis :
1. nukleus tidak lagi dapat dilihat
2. benang-benang kromatin memendek dan menebal
3. terlihat adanya sepasang bangunan yang disebut sentriol
4. semua kromitida mengatur diri di bidang pembelahan
5. kromatid berpisah menuju kutub yang berlawanan
6. nukleus dapat dilihat kembali
Yang terjadi pada profase adalah …
A. 2–3–4 B. 3–4–5 C. 3–4–6 D. 1–2–3 E. 4–5–6
29. Pembelahan miosis II terhadap oosit sekunder pada oogenesis menghasilkan ...
A. Satu polosit sekunder dan satu ootid D. Dua polosit sekunder
B. Dua ootid E. Tiga polosit dan satu ovum
C. Satu ootid satu ovum
30. Pada gambar oogenesis di bawah, nomor X adalah …
X
A. oosit primer B. oosit sekunder C. ovum D. oogenium E. polosit
31. Gamet yang dibentuk oleh genotip AaBb adalah ...
A. AB, Ab, aB, ab D. AB, ab
B. AB, Ab E. AA, BB, aa, bb
C. AB, aB
32. Bunga warna merah homozigot dominan terhadap bunga warna putih. Apabila bunga warna merah heterozigot disilangkan dengan sesamanya, diperoleh keturunan berjumlah 36 batang. Berapa batangkah yang berbunga merah ?
A. 9 batang B. 18 batang C. 27 batang D. 30 batang E. 35 batang
33. Gandum berkulit hitam (Hhkk) disilangkan dengan gandum berkulit kuning (hhKk), hitam epistasis
terhadap kuning maka keturunannya ...
A. hitam semua D. 50% hitam, 25% kuning, 25% putih
B. kuning semua E. 25% hitam, 50% kuning, 25% putih
C. 50% hitam, 50% kuning
34. Berikut gambar mutasi gen:
Berdasarkan gambar di atas, tipe mutasi yang terjadi dinamakan …
A. translokasi B. transverse C. transisi D. inverse E. delesi
35. Perhatikan gambar kromosom di bawah !
Berdasarkan gambar di atas, jenis kerusakan kromosom yang terjadi adalah …
A. translokasi B. delesi C. duplikasi D. inversi perisentrik E. inversi parasentrik
36. Perhatikan model eksperimen Stanley Miller ini.
Tempat air mendidih, sumber daya, dan air yang mengandung bahan organik secara berturut-turut
adalah nomor ...
A. 1,2, dan 4 B. 1,3, dan 5 C. 2,3, dan 4 D. 2.4, dan 5 E. 3.4, dan 5
37. Pasangan dua organ yang dimiliki. dua macam organisme di bawah ini menunjukkan adanya homologi ...
A. alat gerak ikan paus dengan sirip ikan kakap D. insang berudu dengan insang ikan gabus
B. kaki depan kuda dengan tangan manusia E. kaki kecoa dengan kaki tikus
C. sayap serangga dengan sayap burung
38. Diketahui frekuensi gen orang albino pada suatu masyarakat adalah 16 di antara 10.000 orang.
Berapa persenkah orang pembawa sifat albino ...
A. 77,8% B. 76,8% C. 67,8% D. 7,68% E. 7,78%
39. Hal berikut yang merupakan keuntungan pembuatan bibit unggul dengan penyinaran radioaktif (mutasi) adalah …
A. prosesnya pendek D. tidak timbul kerusakan
B. hasilnya pasti E. sifat unggul diwariskan
C. prosesnya aman
40. Pemanfaatan bakteri untuk mendapatkan insulin bagi kehidupan manusia dilakukan dengan cara teknologi …
A. kultur jaringan D. mutasi dan hibridisasi
B. rekayasa genetika E. fermentasi
C. pembuatan vaksin
SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA
Sistem Peredaran Darah Manusia
Transportasi ialah proses pengedaran berbagai zat yang diperlukan ke seluruh tubuh dan pengambilan zat-zat yang tidak diperlukan untuk dikeluarkan dari tubuh.
Alat transportasi pada manusia terutama adalah darah. Di dalam tubuh darah beredar dengan bantuan alat peredaran darah yaitu jantung dan pembuluh darah.
Selain peredaran darah, pada manusia terdapat juga peredaran limfe (getah bening) dan yang diedarkan melalui pembuluh limfe.
Pada hewan alat transpornya adalah cairan tubuh, dan pada hewan tingkat tinggi alat transportasinya adalah darah dan bagian-bagiannya. Alat peredaran darah adalah jantung dan pembuluh darah.
sel-darah
Fungsi Darah
Darah mempunyai fungsi sebagai berikut :
1. Mengedarkan sari makanan ke seluruh tubuh yang dilakukan oleh plasma darah
2. Mengangkut sisa oksidasi dari sel tubuh untuk dikeluarkan dari tubuh yang dilakukan oleh plasma darah, karbon dioksida dikeluarkan melalui paru-paru, urea dikeluarkan melalui ginjal
3. Mengedarkan hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar buntu (endokrin) yang dilakukan oleh plasma darah.
4. Mengangkut oksigen ke seluruh tubuh yang dilakukan oleh sel-sel darah merah
5. Membunuh kuman yang masuk ke dalam tubuh yang dilakukan oleh sel darah putih
6. Menutup luka yang dilakuakn oleh keping-keping darah
7. Menjaga kestabilan suhu tubuh.
B. Kandungan Darah
Kandungan dalam darah:
• Air : 91%
• Protein : 3% (albumin, globulin, protombin dan fibrinigen)
• Mineral : 0,9% (natrium klorida, natrium bikarbonat, garam fosfat, magnesium, kalsium, dan zat besi).
• Bahan organik : 0,1% (glukosa, lemak asam urat, kreatinin, kolesterol, dan asam amino).
C. Bagian- bagian Darah
C.a. Sel-Sel Darah
1. Sel darah merah (Eritrosit)
Sel darah merah (eritrosit) bentuknya seperti cakram/ bikonkaf dan tidak mempunyai inti. Ukuran diameter kira-kira 7,7 unit (0,007 mm), tidak dapat bergerak. Banyaknya kira–kira 5 juta dalam 1 mm3 (41/2 juta). Warnanya kuning kemerahan, karena didalamnya mengandung suatu zat yang disebut hemoglobin, warna ini akan bertambah merah jika di dalamnya banyak mengandung oksigen.
Fungsi sel darah merah adalah mengikat oksigen dari paru–paru untuk diedarkan ke seluruh jaringan tubuh dan mengikat karbon dioksida dari jaringan tubuh untuk dikeluarkan melalui paru–paru. Pengikatan oksigen dan karbon dioksida ini dikerjakan oleh hemoglobin yang telah bersenyawa dengan oksigen yang disebut oksihemoglobin (Hb + oksigen 4 Hb-oksigen) jadi oksigen diangkut dari seluruh tubuh sebagai oksihemoglobin yang nantinya setelah tiba di jaringan akan dilepaskan: Hb-oksigen Hb + oksigen, dan seterusnya. Hb tadi akan bersenyawa dengan karbon dioksida dan disebut karbon dioksida hemoglobin (Hb + karbon dioksida Hb-karbon dioksida) yang mana karbon dioksida tersebut akan dikeluarkan di paru-paru.
Sel darah merah (eritrosit) diproduksi di dalam sumsum tulang merah, limpa dan hati. Proses pembentukannya dalam sumsum tulang melalui beberapa tahap. Mula-mula besar dan berisi nukleus dan tidak berisi hemoglobin kemudian dimuati hemoglobin dan akhirnya kehilangan nukleusnya dan siap diedarkan dalam sirkulasi darah yang kemudian akan beredar di dalam tubuh selama kebih kurang 114 - 115 hari, setelah itu akan mati. Hemoglobin yang keluar dari eritrosit yang mati akan terurai menjadi dua zat yaitu hematin yang mengandung Fe yang berguna untuk membuat eritrosit baru dan hemoglobin yaitu suatu zat yang terdapat didalam eritrisit yang berguna untuk mengikat oksigen dan karbon dioksida.
Jumlah normal pada orang dewasa kira- kira 11,5 – 15 gram dalam 100 cc darah. Normal Hb wanita 11,5 mg% dan laki-laki 13,0 mg%. Sel darah merah memerlukan protein karena strukturnya terdiri dari asam amino dan memerlukan pula zat besi, sehingga diperlukan diit seimbang zat besi.
Di dalam tubuh banyaknya sel darah merah ini bisa berkurang, demikian juga banyaknya hemoglobin dalam sel darah merah. Apabila kedua-duanya berkurang maka keadaan ini disebut anemia, yang biasanya disebabkan oleh perdarahaan yang hebat, penyakit yang melisis eritrosit, dan tempat pembuatan eritrosit terganggu.
2. Sel darah putih (Leukosit)
Bentuk dan sifat leukosit berlainan dengan sifat eritrosit apabila kita lihat di bawah mikroskop maka akan terlihat bentuknya yang dapat berubah-ubah dan dapat bergerak dengan perantaraan kaki palsu (pseudopodia), mempunyai bermacam- macam inti sel sehingga ia dapat dibedakan menurut inti selnya, warnanya bening (tidak berwarna), banyaknya dalam 1 mm3 darah kira-kira 6000-9000.
Fungsinya sebagai pertahanan tubuh yaitu membunuh dan memakan bibit penyakit / bakteri yang masuk ke dalam jaringan RES (sistem retikuloendotel), tempat pembiakannya di dalam limpa dan kelenjar limfe; sebagai pengangkut yaitu mengangkut / membawa zat lemak dari dinding usus melalui limpa terus ke pembuluh darah.
Sel leukosit disamping berada di dalam pembuluh darah juga terdapat di seluruh jaringan tubuh manusia. Pada kebanyakan penyakit disebabkan oleh masuknya kuman / infeksi maka jumlah leukosit yang ada di dalam darah akan lebih banyak dari biasanya. Hal ini disebabkan sel leukosit yang biasanya tinggal di dalam kelenjar limfe, sekarang beredar dalam darah untuk mempertahankan tubuh dari serangan penyakit tersebut. Jika jumlah leukosit dalam darah melebihi 10000/mm3 disebut leukositosis dan kurang dari 6000 disebut leukopenia.
Macam- macam leukosit meliputi:
a. Agranulosit
Sel leukosit yang tidak mempunyai granula didalamnya, yang terdiri dari:
• Limposit, macam leukosit yang dihasilkan dari jaringan RES dan kelenjar limfe, bentuknya ada yang besar dan kecil, di dalam sitoplasmanya tidak terdapat glandula dan intinya besar, banyaknya kira- kira 20%-15% dan fungsinya membunuh dan memakan bakteri yang masuk ke dalam jarigan tubuh.
• Monosit. Terbanyak dibuat di sumsum merah, lebih besar dari limfosit, fungsinya sebagai fagosit dan banyaknya 34%. Di bawah mikroskop terlihat bahwa protoplasmanya lebar, warna biru abu-abu mempunyai bintik-bintik sedikit kemerahan. Inti selnya bulat dan panjang, warnanya lembayung muda.
b. Granulosit
Disebut juga leukosit granular terdiri dari:
- Neutrofil
Atau disebut juga polimorfonuklear leukosit, mempunyai inti sel yang kadang-kadang seperti terpisah-pisah, protoplasmanya banyak bintik-bintik halus / glandula, banyaknya 60%-50%.
- Eusinofil
Ukuran dan bentuknya hampir sama dengan neutrofil tetapi granula dan sitoplasmanya lebih besar, banyaknya kira-kira 24%.
- Basofil
Sel ini kecil dari eusinofil tetapi mempunyai inti yang bentuknya teratur, di dalam protoplasmanya terdapat granula-granula besar. Banyaknya setengah bagian dari sumsum merah, fungsinya tidak diketahui.
3. Sel Pembeku (Trombosit)
Trombosit merupakan benda-benda kecil yang mati yang bentuk dan ukurannya bermacam-macam, ada yang bulat dan lonjong, warnanya putih, normal pada orang dewasa 200.000-300.000/mm3.
Fungsinya memegang peranan penting dalam pembekuan darah. Jika banyaknya kurang dari normal, maka kalau ada luka darah tidak lekas membeku sehingga timbul perdarahan yang terus- menerus. Trombosit lebih dari 300.000 disebut trombositosis. Trombosit yang kurang dari 200.000 disebut trombositopenia.
Di dalam plasma darah terdapat suatu zat yang turut membantu terjadinya peristiwa pembekuan darah, yaitu Ca2+ dan fibrinogen. Fibrinogen mulai bekerja apabila tubuh mendapat luka. ketika kita luka maka darah akan keluar, trombosit pecah dan mengeluarkan zat yang dinamakan trombokinase. Trombokinasi ini akan bertemu dengan protrombin dengan pertolongan Ca2+ akan menjadi trombin. Trombin akan bertemu dengan fibrin yang merupakan benang-benang halus, bentuk jaringan yang tidak teratur letaknya, yang akan menahan sel darah, dengan demikian terjadilah pembekuan. Protrombin di buat didalam hati dan untuk membuatnya diperlukan vitamin K, dengan demikian vitamin K penting untuk pembekuan darah.
C.b. Plasma Darah
Bagian cairan darah yang membentuk sekitar 5% dari berat badan, merupakan media sirkulasi elemen-elemen darah yang membentuk sel darah merah, sel darah putih, dan sel pembeku darah juga sebagai media transportasi bahan organik dan anorganik dari suatu jaringan atau organ.
Pada penyakit ginjal plasma albumin turun sehingga terdapat kebocoran albumin yang besar melalui glomerulus ginjal. Hampir 90% dari plasma darah terdiri dari air, di samping itu terdapat pula zat-zat lain yang terlarut di dalamnya.
Struktur Alat Peredaran Darah Pada Manusia
Sistem peredaran darah pada manusia tersusun atas jantung sebagai pusat peredaran darah, pembuluh-pembuluh darah dan darah itu sendiri.
1. Jantung
Jantung mempunyai empat ruang yang terbagi sempurna yaitu dua serambi (atrium) dan dua bilik (ventrikel) dan terletak di dalam rongga dada sebelah kiri di atas diafragma. Jantung terbungkus oleh kantong perikardium yang terdiri dari 2 lembar :
a. lamina panistalis di sebelah luar
b. lamina viseralis yang menempel pada dinding jantung
Jantung memiliki katup atrioventikuler (valvula bikuspidal) yang terdapat di antara serambi dan bilik jantung yang berfungsi mencegah aliran dari bilik keserambi selama sistol dan katup semilunaris (katup aorta dan pulmonalis) yang berfungsi mencegah aliran balik dari aorta dan arteri pulmonalis kiri ke bilik selama diastole.
2. Pembuluh Darah
Pembuluh darah terdiri atas arteri dan vena. Arteri berhubungan langsung dengan vena pada bagian kapiler dan venula yang dihubungkan oleh bagian endotheliumnya.
Arteri dan vena terletak bersebelahan. Dinding arteri lebih tebal dari pada dinding vena. Dinding arteri dan vena mempunyai tiga lapisan yaitu lapisan bagian dalam yang terdiri dari endothelium, lapisan tengah yang terdiri atas otot polos dengan serat elastis dan lapisan paling luar yang terdiri atas jaringan ikat ditambah dengan serat elastis. Cabang terkecil dari arteri dan vena disebut kapiler. Pembuluh kapiler memiliki diameter yang sangat kecil dan hanya memiliki satu lapisan tunggal endothelium dan sebuah membran basal.
Perbedaan struktur masing-masing pembuluh darah berhubungan dengan perbedaan fungsional masing-masing pembuluh darah tersebut.
Macam-macam Pembuluh Darah
Pembuluh darah terbagi menjadi :
A. Pembuluh darah arteri
1. Tempat mengalir darah yang dipompa dari bilik
2. Merupakan pembuluh yang liat dan elastis
3. Tekanan pembuluh lebih kuat dari pada pembuluh balik
4. Memiliki sebuah katup (valvula semilunaris) yang berada tepat di luar jantung
5. Terdiri atas :
5.1 Aorta yaitu pembuluh dari bilik kiri menuju ke seluruh tubuh
5.2 Arteriol yaitu percabangan arteri
5.3 Kapiler :
a. Diameter lebih kecil dibandingkan arteri dan vena
b. Dindingnya terdiri atas sebuah lapisan tunggal endothelium dan sebuah membran
basal
6. Dindingnya terdiri atas 3 lapis yaitu :
6.1 Lapisan bagian dalam yang terdiri atas Endothelium
6.2 Lapisan tengah terdiri atas otot polos dengan Serat elastis
6.3 Lapisan terluar yang terdiri atas jaringan ikat Serat elastis
B. Pembuluh Balik (Vena)
1. Terletak di dekat permukaan kulit sehingga mudah di kenali
2. Dinding pembuluh lebih tipis dan tidak elastis.
3. Tekanan pembuluh lebih lemah di bandingkan pembuluh nadi
4. Terdapat katup yang berbentuk seperti bulan sabit (valvula semi lunaris) dan menjaga agar darah tak berbalik arah.
5. Terdiri dari :
5.1. Vena cava superior yang bertugas membawa darah dari bagian atas tubuh menuju
serambi kanan jantung.
5.2. Vena cava inferior yang bertugas membawa darah dari bagian bawah tubuh ke
serambi kanan jantung.
5.3. Vena cava pulmonalis yang bertugas membawa darah dari paru-paru ke serambi kiri
jantung.
Macam Peredaran Darah
Peredaran darah manusia merupakan peredaran darah tertutup karena darah yang dialirkan dari dan ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah dan darah mengalir melewati jantung sebanyak dua kali sehingga disebut sebagai peredaran darah ganda yang terdiri dari :
1. Peredaran darah panjang/besar/sistemik
Adalah peredaran darah yang mengalirkan darah yang kaya oksigen dari bilik (ventrikel) kiri jantung lalu diedarkan ke seluruh jaringan tubuh. Oksigen bertukar dengan karbondioksida di jaringan tubuh. Lalu darah yang kaya karbondioksida dibawa melalui vena menuju serambi kanan (atrium) jantung.
2. Peredaran darah pendek/kecil/pulmonal
Adalah peredaran darah yang mengalirkan darah dari jantung ke paru-paru dan kembali ke jantung. Darah yang kaya karbondioksida dari bilik kanan dialirkan ke paru-paru melalui arteri pulmonalis, di alveolus paru-paru darah tersebut bertukar dengan darah yang kaya akan oksigen yang selanjutnya akan dialirkan ke serambi kiri jantung melalui vena pulmonalis.
Proses peredaran darah dipengaruhi juga oleh kecepatan darah, luas penampang pembuluh darah, tekanan darah dan kerja otot yang terdapat pada jantung dan pembuluh darah. Pada kapiler terdapat spingter prakapiler mengatur aliran darah ke kapiler :
a. Bila spingter prakapiler berelaksasi maka kapiler-kapiler yang bercabang dari pembuluh darah utama membuka dan darah mengalir ke kapiler.
b. Bila spingter prakapiler berkontraksi, kapiler akan tertutup dan aliran darah yang melalui kapiler tersebut akan berkurang.
Pada vena bila otot berkontraksi maka vena akan terperas dan kelepak yang terdapat pada jaringan akan bertindak sebagai katup satu arah yang menjaga agar darah mengalir hanya menuju ke jantung.
Kelainan Pada Sistem Peredaran Darah
Kelainan atau penyakit pada sistem peredaran darah antara lain:
1. Arteriosklerosis yaitu pengerasan pembuluh nadi karena endapan lemak berbentuk plak (kerak) yaitu jaringan ikat berserat dan sel-sel otot polos yang di infiltrasi oleh lipid (lemak)
Anemia yaitu rendahnya kadar hemoglobin dalam darah atau berkurangnya jumlah eritrosit dalam darah
2. Varises yaitu pelebaran pembuluh darah di betis
3. Hemeroid (ambeien) pelebaran pembuluh darah di sekitar dubur
4. Ambolus yaitu tersumbatnya pembuluh darah karena benda yang bergerak.
5. Trombus yaitu tersumbatnya pembuluh darah karena benda yang tidak bergerak .
6. Hemofili yaitu kelainan darah yang menyebabkan darah sukar membeku (diturunkan secara hereditas)
7. Leukemia (kanker darah ) yaitu peningkatan jumlah eritrosit secara tidak terkendali.
8. Erithroblastosis fetalis yaitu rusaknya eritrosit bayi/janin akibat aglutinasi dari antibodi yang berasal dari ibu.
9. Thalasemia yaitu anemia yang diakibatkan oleh rusaknya gen pembentuk hemoglobin yang bersifat menurun.
10. Hipertensi yaitu tekanan darah tinggi akibat arteriosklerosis
Transportasi ialah proses pengedaran berbagai zat yang diperlukan ke seluruh tubuh dan pengambilan zat-zat yang tidak diperlukan untuk dikeluarkan dari tubuh.
Alat transportasi pada manusia terutama adalah darah. Di dalam tubuh darah beredar dengan bantuan alat peredaran darah yaitu jantung dan pembuluh darah.
Selain peredaran darah, pada manusia terdapat juga peredaran limfe (getah bening) dan yang diedarkan melalui pembuluh limfe.
Pada hewan alat transpornya adalah cairan tubuh, dan pada hewan tingkat tinggi alat transportasinya adalah darah dan bagian-bagiannya. Alat peredaran darah adalah jantung dan pembuluh darah.
sel-darah
Fungsi Darah
Darah mempunyai fungsi sebagai berikut :
1. Mengedarkan sari makanan ke seluruh tubuh yang dilakukan oleh plasma darah
2. Mengangkut sisa oksidasi dari sel tubuh untuk dikeluarkan dari tubuh yang dilakukan oleh plasma darah, karbon dioksida dikeluarkan melalui paru-paru, urea dikeluarkan melalui ginjal
3. Mengedarkan hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar buntu (endokrin) yang dilakukan oleh plasma darah.
4. Mengangkut oksigen ke seluruh tubuh yang dilakukan oleh sel-sel darah merah
5. Membunuh kuman yang masuk ke dalam tubuh yang dilakukan oleh sel darah putih
6. Menutup luka yang dilakuakn oleh keping-keping darah
7. Menjaga kestabilan suhu tubuh.
B. Kandungan Darah
Kandungan dalam darah:
• Air : 91%
• Protein : 3% (albumin, globulin, protombin dan fibrinigen)
• Mineral : 0,9% (natrium klorida, natrium bikarbonat, garam fosfat, magnesium, kalsium, dan zat besi).
• Bahan organik : 0,1% (glukosa, lemak asam urat, kreatinin, kolesterol, dan asam amino).
C. Bagian- bagian Darah
C.a. Sel-Sel Darah
1. Sel darah merah (Eritrosit)
Sel darah merah (eritrosit) bentuknya seperti cakram/ bikonkaf dan tidak mempunyai inti. Ukuran diameter kira-kira 7,7 unit (0,007 mm), tidak dapat bergerak. Banyaknya kira–kira 5 juta dalam 1 mm3 (41/2 juta). Warnanya kuning kemerahan, karena didalamnya mengandung suatu zat yang disebut hemoglobin, warna ini akan bertambah merah jika di dalamnya banyak mengandung oksigen.
Fungsi sel darah merah adalah mengikat oksigen dari paru–paru untuk diedarkan ke seluruh jaringan tubuh dan mengikat karbon dioksida dari jaringan tubuh untuk dikeluarkan melalui paru–paru. Pengikatan oksigen dan karbon dioksida ini dikerjakan oleh hemoglobin yang telah bersenyawa dengan oksigen yang disebut oksihemoglobin (Hb + oksigen 4 Hb-oksigen) jadi oksigen diangkut dari seluruh tubuh sebagai oksihemoglobin yang nantinya setelah tiba di jaringan akan dilepaskan: Hb-oksigen Hb + oksigen, dan seterusnya. Hb tadi akan bersenyawa dengan karbon dioksida dan disebut karbon dioksida hemoglobin (Hb + karbon dioksida Hb-karbon dioksida) yang mana karbon dioksida tersebut akan dikeluarkan di paru-paru.
Sel darah merah (eritrosit) diproduksi di dalam sumsum tulang merah, limpa dan hati. Proses pembentukannya dalam sumsum tulang melalui beberapa tahap. Mula-mula besar dan berisi nukleus dan tidak berisi hemoglobin kemudian dimuati hemoglobin dan akhirnya kehilangan nukleusnya dan siap diedarkan dalam sirkulasi darah yang kemudian akan beredar di dalam tubuh selama kebih kurang 114 - 115 hari, setelah itu akan mati. Hemoglobin yang keluar dari eritrosit yang mati akan terurai menjadi dua zat yaitu hematin yang mengandung Fe yang berguna untuk membuat eritrosit baru dan hemoglobin yaitu suatu zat yang terdapat didalam eritrisit yang berguna untuk mengikat oksigen dan karbon dioksida.
Jumlah normal pada orang dewasa kira- kira 11,5 – 15 gram dalam 100 cc darah. Normal Hb wanita 11,5 mg% dan laki-laki 13,0 mg%. Sel darah merah memerlukan protein karena strukturnya terdiri dari asam amino dan memerlukan pula zat besi, sehingga diperlukan diit seimbang zat besi.
Di dalam tubuh banyaknya sel darah merah ini bisa berkurang, demikian juga banyaknya hemoglobin dalam sel darah merah. Apabila kedua-duanya berkurang maka keadaan ini disebut anemia, yang biasanya disebabkan oleh perdarahaan yang hebat, penyakit yang melisis eritrosit, dan tempat pembuatan eritrosit terganggu.
2. Sel darah putih (Leukosit)
Bentuk dan sifat leukosit berlainan dengan sifat eritrosit apabila kita lihat di bawah mikroskop maka akan terlihat bentuknya yang dapat berubah-ubah dan dapat bergerak dengan perantaraan kaki palsu (pseudopodia), mempunyai bermacam- macam inti sel sehingga ia dapat dibedakan menurut inti selnya, warnanya bening (tidak berwarna), banyaknya dalam 1 mm3 darah kira-kira 6000-9000.
Fungsinya sebagai pertahanan tubuh yaitu membunuh dan memakan bibit penyakit / bakteri yang masuk ke dalam jaringan RES (sistem retikuloendotel), tempat pembiakannya di dalam limpa dan kelenjar limfe; sebagai pengangkut yaitu mengangkut / membawa zat lemak dari dinding usus melalui limpa terus ke pembuluh darah.
Sel leukosit disamping berada di dalam pembuluh darah juga terdapat di seluruh jaringan tubuh manusia. Pada kebanyakan penyakit disebabkan oleh masuknya kuman / infeksi maka jumlah leukosit yang ada di dalam darah akan lebih banyak dari biasanya. Hal ini disebabkan sel leukosit yang biasanya tinggal di dalam kelenjar limfe, sekarang beredar dalam darah untuk mempertahankan tubuh dari serangan penyakit tersebut. Jika jumlah leukosit dalam darah melebihi 10000/mm3 disebut leukositosis dan kurang dari 6000 disebut leukopenia.
Macam- macam leukosit meliputi:
a. Agranulosit
Sel leukosit yang tidak mempunyai granula didalamnya, yang terdiri dari:
• Limposit, macam leukosit yang dihasilkan dari jaringan RES dan kelenjar limfe, bentuknya ada yang besar dan kecil, di dalam sitoplasmanya tidak terdapat glandula dan intinya besar, banyaknya kira- kira 20%-15% dan fungsinya membunuh dan memakan bakteri yang masuk ke dalam jarigan tubuh.
• Monosit. Terbanyak dibuat di sumsum merah, lebih besar dari limfosit, fungsinya sebagai fagosit dan banyaknya 34%. Di bawah mikroskop terlihat bahwa protoplasmanya lebar, warna biru abu-abu mempunyai bintik-bintik sedikit kemerahan. Inti selnya bulat dan panjang, warnanya lembayung muda.
b. Granulosit
Disebut juga leukosit granular terdiri dari:
- Neutrofil
Atau disebut juga polimorfonuklear leukosit, mempunyai inti sel yang kadang-kadang seperti terpisah-pisah, protoplasmanya banyak bintik-bintik halus / glandula, banyaknya 60%-50%.
- Eusinofil
Ukuran dan bentuknya hampir sama dengan neutrofil tetapi granula dan sitoplasmanya lebih besar, banyaknya kira-kira 24%.
- Basofil
Sel ini kecil dari eusinofil tetapi mempunyai inti yang bentuknya teratur, di dalam protoplasmanya terdapat granula-granula besar. Banyaknya setengah bagian dari sumsum merah, fungsinya tidak diketahui.
3. Sel Pembeku (Trombosit)
Trombosit merupakan benda-benda kecil yang mati yang bentuk dan ukurannya bermacam-macam, ada yang bulat dan lonjong, warnanya putih, normal pada orang dewasa 200.000-300.000/mm3.
Fungsinya memegang peranan penting dalam pembekuan darah. Jika banyaknya kurang dari normal, maka kalau ada luka darah tidak lekas membeku sehingga timbul perdarahan yang terus- menerus. Trombosit lebih dari 300.000 disebut trombositosis. Trombosit yang kurang dari 200.000 disebut trombositopenia.
Di dalam plasma darah terdapat suatu zat yang turut membantu terjadinya peristiwa pembekuan darah, yaitu Ca2+ dan fibrinogen. Fibrinogen mulai bekerja apabila tubuh mendapat luka. ketika kita luka maka darah akan keluar, trombosit pecah dan mengeluarkan zat yang dinamakan trombokinase. Trombokinasi ini akan bertemu dengan protrombin dengan pertolongan Ca2+ akan menjadi trombin. Trombin akan bertemu dengan fibrin yang merupakan benang-benang halus, bentuk jaringan yang tidak teratur letaknya, yang akan menahan sel darah, dengan demikian terjadilah pembekuan. Protrombin di buat didalam hati dan untuk membuatnya diperlukan vitamin K, dengan demikian vitamin K penting untuk pembekuan darah.
C.b. Plasma Darah
Bagian cairan darah yang membentuk sekitar 5% dari berat badan, merupakan media sirkulasi elemen-elemen darah yang membentuk sel darah merah, sel darah putih, dan sel pembeku darah juga sebagai media transportasi bahan organik dan anorganik dari suatu jaringan atau organ.
Pada penyakit ginjal plasma albumin turun sehingga terdapat kebocoran albumin yang besar melalui glomerulus ginjal. Hampir 90% dari plasma darah terdiri dari air, di samping itu terdapat pula zat-zat lain yang terlarut di dalamnya.
Struktur Alat Peredaran Darah Pada Manusia
Sistem peredaran darah pada manusia tersusun atas jantung sebagai pusat peredaran darah, pembuluh-pembuluh darah dan darah itu sendiri.
1. Jantung
Jantung mempunyai empat ruang yang terbagi sempurna yaitu dua serambi (atrium) dan dua bilik (ventrikel) dan terletak di dalam rongga dada sebelah kiri di atas diafragma. Jantung terbungkus oleh kantong perikardium yang terdiri dari 2 lembar :
a. lamina panistalis di sebelah luar
b. lamina viseralis yang menempel pada dinding jantung
Jantung memiliki katup atrioventikuler (valvula bikuspidal) yang terdapat di antara serambi dan bilik jantung yang berfungsi mencegah aliran dari bilik keserambi selama sistol dan katup semilunaris (katup aorta dan pulmonalis) yang berfungsi mencegah aliran balik dari aorta dan arteri pulmonalis kiri ke bilik selama diastole.
2. Pembuluh Darah
Pembuluh darah terdiri atas arteri dan vena. Arteri berhubungan langsung dengan vena pada bagian kapiler dan venula yang dihubungkan oleh bagian endotheliumnya.
Arteri dan vena terletak bersebelahan. Dinding arteri lebih tebal dari pada dinding vena. Dinding arteri dan vena mempunyai tiga lapisan yaitu lapisan bagian dalam yang terdiri dari endothelium, lapisan tengah yang terdiri atas otot polos dengan serat elastis dan lapisan paling luar yang terdiri atas jaringan ikat ditambah dengan serat elastis. Cabang terkecil dari arteri dan vena disebut kapiler. Pembuluh kapiler memiliki diameter yang sangat kecil dan hanya memiliki satu lapisan tunggal endothelium dan sebuah membran basal.
Perbedaan struktur masing-masing pembuluh darah berhubungan dengan perbedaan fungsional masing-masing pembuluh darah tersebut.
Macam-macam Pembuluh Darah
Pembuluh darah terbagi menjadi :
A. Pembuluh darah arteri
1. Tempat mengalir darah yang dipompa dari bilik
2. Merupakan pembuluh yang liat dan elastis
3. Tekanan pembuluh lebih kuat dari pada pembuluh balik
4. Memiliki sebuah katup (valvula semilunaris) yang berada tepat di luar jantung
5. Terdiri atas :
5.1 Aorta yaitu pembuluh dari bilik kiri menuju ke seluruh tubuh
5.2 Arteriol yaitu percabangan arteri
5.3 Kapiler :
a. Diameter lebih kecil dibandingkan arteri dan vena
b. Dindingnya terdiri atas sebuah lapisan tunggal endothelium dan sebuah membran
basal
6. Dindingnya terdiri atas 3 lapis yaitu :
6.1 Lapisan bagian dalam yang terdiri atas Endothelium
6.2 Lapisan tengah terdiri atas otot polos dengan Serat elastis
6.3 Lapisan terluar yang terdiri atas jaringan ikat Serat elastis
B. Pembuluh Balik (Vena)
1. Terletak di dekat permukaan kulit sehingga mudah di kenali
2. Dinding pembuluh lebih tipis dan tidak elastis.
3. Tekanan pembuluh lebih lemah di bandingkan pembuluh nadi
4. Terdapat katup yang berbentuk seperti bulan sabit (valvula semi lunaris) dan menjaga agar darah tak berbalik arah.
5. Terdiri dari :
5.1. Vena cava superior yang bertugas membawa darah dari bagian atas tubuh menuju
serambi kanan jantung.
5.2. Vena cava inferior yang bertugas membawa darah dari bagian bawah tubuh ke
serambi kanan jantung.
5.3. Vena cava pulmonalis yang bertugas membawa darah dari paru-paru ke serambi kiri
jantung.
Macam Peredaran Darah
Peredaran darah manusia merupakan peredaran darah tertutup karena darah yang dialirkan dari dan ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah dan darah mengalir melewati jantung sebanyak dua kali sehingga disebut sebagai peredaran darah ganda yang terdiri dari :
1. Peredaran darah panjang/besar/sistemik
Adalah peredaran darah yang mengalirkan darah yang kaya oksigen dari bilik (ventrikel) kiri jantung lalu diedarkan ke seluruh jaringan tubuh. Oksigen bertukar dengan karbondioksida di jaringan tubuh. Lalu darah yang kaya karbondioksida dibawa melalui vena menuju serambi kanan (atrium) jantung.
2. Peredaran darah pendek/kecil/pulmonal
Adalah peredaran darah yang mengalirkan darah dari jantung ke paru-paru dan kembali ke jantung. Darah yang kaya karbondioksida dari bilik kanan dialirkan ke paru-paru melalui arteri pulmonalis, di alveolus paru-paru darah tersebut bertukar dengan darah yang kaya akan oksigen yang selanjutnya akan dialirkan ke serambi kiri jantung melalui vena pulmonalis.
Proses peredaran darah dipengaruhi juga oleh kecepatan darah, luas penampang pembuluh darah, tekanan darah dan kerja otot yang terdapat pada jantung dan pembuluh darah. Pada kapiler terdapat spingter prakapiler mengatur aliran darah ke kapiler :
a. Bila spingter prakapiler berelaksasi maka kapiler-kapiler yang bercabang dari pembuluh darah utama membuka dan darah mengalir ke kapiler.
b. Bila spingter prakapiler berkontraksi, kapiler akan tertutup dan aliran darah yang melalui kapiler tersebut akan berkurang.
Pada vena bila otot berkontraksi maka vena akan terperas dan kelepak yang terdapat pada jaringan akan bertindak sebagai katup satu arah yang menjaga agar darah mengalir hanya menuju ke jantung.
Kelainan Pada Sistem Peredaran Darah
Kelainan atau penyakit pada sistem peredaran darah antara lain:
1. Arteriosklerosis yaitu pengerasan pembuluh nadi karena endapan lemak berbentuk plak (kerak) yaitu jaringan ikat berserat dan sel-sel otot polos yang di infiltrasi oleh lipid (lemak)
Anemia yaitu rendahnya kadar hemoglobin dalam darah atau berkurangnya jumlah eritrosit dalam darah
2. Varises yaitu pelebaran pembuluh darah di betis
3. Hemeroid (ambeien) pelebaran pembuluh darah di sekitar dubur
4. Ambolus yaitu tersumbatnya pembuluh darah karena benda yang bergerak.
5. Trombus yaitu tersumbatnya pembuluh darah karena benda yang tidak bergerak .
6. Hemofili yaitu kelainan darah yang menyebabkan darah sukar membeku (diturunkan secara hereditas)
7. Leukemia (kanker darah ) yaitu peningkatan jumlah eritrosit secara tidak terkendali.
8. Erithroblastosis fetalis yaitu rusaknya eritrosit bayi/janin akibat aglutinasi dari antibodi yang berasal dari ibu.
9. Thalasemia yaitu anemia yang diakibatkan oleh rusaknya gen pembentuk hemoglobin yang bersifat menurun.
10. Hipertensi yaitu tekanan darah tinggi akibat arteriosklerosis
Sabtu, 14 November 2009
SISTEM GERAK

SISTEM GERAK PADA MANUSIA
PENGANTAR
Alat gerak pada vertebrata meliputi alat gerak pasif berupa tulang dan alat gerak aktif berupa otot.
Gerak adalah hasil interaksi antara tulang, otot, dan persendian tulang.
TULANG
Menurut bahan pembentuknya, tulang dapat dibedakan menjadi tulang rawan (KARTILAGO) dan tulang keras (= tulang/OSTEON).
Tulang rawan bersifat lentur, tersusun atas sel-sel tulang rawan (KONDROSIT) yang mensekresikan matriks (KONDRIN) berupa hialin atau kolagen. Rawan pada anak berasal dari mesenkim dengan kandungan kondrosit lebih banyak dari kondrin. Sebaliknya, pada orang dewasa kondrin lebih banyak dan rawan ini berasal dari selaput tulang rawan (PERIKONDRIUM) yang banyak mengandung KONDROBLAS (pembentuk kondrosit).
Rawan pada dewasa antara lain terdapat pada cincin batang tenggorokan dan daun telinga.
Pembentukan tulang keras berawal dari kartilago (berasal dari mesenkim). Kartilago memiliki rongga yang akan terisi oleh OSTEOBLAS (sel-sel pembentuk tulang). Osteoblas membentuk osteosit (sel-sel tulang). Setiap satuan sel-sel tulang akan melingkari pembuluh darah dan serabut saraf membentuk SISTEM HAVERS. Matriks akan mengeluarkan kapur dan fosfor yang menyebabkan tulang menjadi keras.
Proses pengerasan tulang disebut penulangan atau OSIFIKASI. Jenis osifikasi adalah DESMAL dan KONDRAL. Kondral meliputi PERIKONDRAL dan ENKONDRAL.
Tulang Keras atau Osteon terbagi menjadi
- Tulang panjang (tulang pipa)
- Tulang pipih
- Tulang pendek
- Tulang pneumatika
Tulang Pipa terbagi menjadi 3 bagian yaitu :
- Bagian ujung yang disebut EPIFISE.
- Bagian tengah yang disebut DIAFISE.
Di pusatnya terdapat rongga yang berisi sumsum tulang. Rongga terbentuk karena aktivitas OSTEOKLAS (perombak tulang).
- Di antara epifise dan diafise terdapat CAKRAM EPIFISE (DISCUS EPIPHYSEALIS). Cakram ini kaya akan osteoblas dan menentukan pertumbuhan tinggi.
Sumsum Tulang ada dua jenis yaitu :
1. Sumsum tulang merah (MEDULLA OSSIUM RUBBA)
2. Sumsum tulang kuning (MEDULLA OSSIUM FLAVA)
RANGKA
Tulang-tulang Vertebrata membentuk rangka dalam (ENDOSKELETON) yang berfungsi :
- Memberi bentuk tubuh.
- Menahan dan menegakkan tubuh.
- Melindungi dan menegakkan tubuh.
- Sebagai tempat melekatnya otot rangka.
- Sebagai alat gerak pasif.
- Tempat pembentukan sel-sel darah (HEMOPOIESIS).
Endoskeleton pada manusia (vertebrata) dibagai menjadi 2 yaitu
- Kerangka sumbu : tengkorak dan badan
- Kerangka apendiks: anggota gerak
1. Kranium (tengkorak),
Meliputi :
NEUROCRANIUM (tengkorak pelindung otak)
SPHLANCHNOCRANIUM (tengkorak pembentuk wajah)
2. Badan,
Meliputi :
COLLUMNA VERTEBRALIS (tulang belakang)
STERNUM (dada)
COSTAE (iga)
COXAE (Wang pinggul)
GELANG BAHU
3. Apendiks
Meliputi :
tungkai depan/anggota gerak atas - bersambungan dengan gelang bahu tungkai belakang/anggota gerak bawah - bersambungan dengan gelang pinggul.
PERSENDIAN
PERSENDIAN adalah hubungan antar tulang (ARTIKULASI)
MEMBRAN SINOVIAL (selaput sendi) adalah :
Selaput yang membungkus ujung-ujung tulang yang membentuk persendian.
Selaput ini menghasilkan MINYAK SINOVIAL yang berguna sebagai pelumas sendi.
ARTIKULASI terbagi atas 3 bentuk yaitu :
1. SINARTROSIS yaitu hubungan yang tidak memungkinkan adanya gerakan.
- SINKONDROSIS : kedua ujung tulang dihubungkan dengan kartilago.
- SINFIBROSIS : kedua ujung tulang dihubungkan dengan serabut.
2. AMFIARTROSIS yaitu hubungan yang memungkinkan terjadinya gerak yang terbatas , contoh hubungan antara tulang rusuk dan tulang belakang.
3. DIARTROSIS yaitu hubungan yang memungkinkan adanya gerakan yang cukup besar.
- SENDI PELURU (ENDARTROSIS) : ujung tulang yang satu berbentuk bonggol masuk ke tulang lain yang berbentuk cekungan.
contoh: gelang pinggul.
- SENDI ENGSEL (GYNGLUMUS) : ujung tulang yang bergerak membentuk lekukan.
contoh: siku, lutut.
- SENDI PUTAR (TROKOIDEA) : ujung rulang yang satu mengitari ujung rulang lain.
contoh: sendi antara hasta dan pengumpil.
- SENDI PELANA (SELLARIS) : kedua ujung tulang membentuk seperti pelana.
contoh: sendi pada tulang ibu jari dengan telapak tangan.
- SENDI OVOID/ELLIPS (ELLIPSOIDEA) : kedua ujung tulang berbentuk oval.
contoh: pergelangan tangan.
OTOT (MUSCULUS)
Macam otot
1. Otot polos : gerakan tak disadari (INVOLUNTER)
2. Otot lurik = serat lintang, gerakan disadari (VOLUNTER)
3. Otot jantung = MIOKARDIUM, involunter
MIOGLOBIN adalah pigmen otot yang berfungsi mengikat oksigen.
BAGIAN-BAGIAN OTOT
- TENDON : urat otot, bagian ujung otot yang mengecil.
- VENTRIKEL: empal otot, bagian tengah otot yang menggembung.
- ORIGO : ujung otot yang melekat pada tempat yang tidak bergerak.
- INSERSIO : ujung otot yang melekat pada tempat yang bergerak.
- NORMOTROFI : otot yang besarnya normal.
- ATROFI : otot yang mengecil, lisut.
- HIPERTROFI : otot yang membesar.
- DISKUS INTERKALARIS : bagian khas otot jantung yang merupakan batas.
KARAKTERISTIK OTOT
a. KONTRAKTIBILITAS : kemampuan untuk memendek
b. EKSTENSIBILITAS : kemampuan untuk memanjang
c. ELASTISITAS : kemampuan untuk kembali ke ukuran semula setelah memendek atau memanjang
KERJA OTOT
- TONUS: ketegangan akibat mengerutnya otot (kontraksi),
- TETANUS : ketegangan maksimum yang terus menerus,
- FLEKSI : membengkokkan x meluruskan,
- ABDUKSI : menjauhi badan x mendekati badan,
- DEPRESI : ke bawah x ke atas,
- SUPINASI : memutar telapak tangan menengadah x menelungkup.
MEKANISME GERAKAN OTOT
- AKTIN dan MIOSIN : protein khas dari otot.
- ASETILKOLIN : zat reseptor rangsang yang sangat peka.
- ATP - ADP - AMP : energi yang diperlukan untuk kontraksi otot.
- FASE ANAEROB (KONTRAKSI)
ATP → ADP + P + Energi
ADP → AMP + P + Energi
Kreatinfosfat → Kreatin + Fosfat + Energi
- FASE AEROB (pembentukan kembali ATP)
ATP yang habis digunakan selama fase anaerob dibentuk kembali dengan mendapat energi dari hasil penguraian glukosa.
GLIKOGEN → LAKTASIDOGEN → GLUKOSA + ASAM LAKTAT
GLUKOSA → CO2 + H2O + Energi
Asam Laktat = zat peleleh
O2 diambil secara cepat untuk mengoksidasi asam laktat sehingga orang yang kelelahan akan terengah-engah
GANGGUAN PADA SISTEM GERAK
1. Gangguan pada rangka
- FRAKTURA : patah tulang
- DISLOKASI : pergeseran posisi sendi
- ANKILOSIS
- ARTRITIS : infeksi sendi
- Kelainan ruas tulang belakang akibat kesalahan sikap duduk : SKOLIOSIS, LORDOSIS & KIFOSIS.
2. Gangguan pada otot
- Kejang otot
- MIASTENIA GRAVIS
- Tetanus
3. Gangguan karena fisiologis
- RAKITIS : kekurangan vitamin D ; kaki membentuk "X" atau "O"
- MIKROSEFALUS : kekurangan kapur
- OSTEOPOROSIS : kekurangan hormon kelamin
Minggu, 08 November 2009
JARINGAN HEWAN

STRUKTUR HEWAN
Dilihat dari segi jumlah sel, hewan dapat dibagi menjadi Protozoa (hewan bersel satu) dan Metazoa (hewan bersel banyak). Pada hewan bersel banyak (termasuk manusia), kumpulan sel-sel yag memiliki bentuk dan fungsi yang sama akan membentuk jaringan, jaringan jaringan yang berbeda akan bergabung membentuk organ tubuh, organ-organ tubuh akan bergabung membentuk sistem organ tubuh, sistem organ tubuh akhirnya akan bergabung membentuk organisme (hewan).
SEL JARINGAN ORGAN SISTEM ORGAN ORGANISME
JARINGAN EMBRIONAL
Jaringan embrional, merupakan jaringan dari hasil pembelahan sel zigot. Jaringan embrional mengalami spesialisasi menjadi 3 lapisan jaringan (triploblastik), lapisan luar, ektoderm, lapisan tengah, mesoderm dan lapisan dalam entoderm.
Contoh hewan triploblastik : Annelida, Mollusca, Arthropoda, Chordata.
Atau menjadi 2 lapisan jaringan (diploblastik), lapisan ektoderm dan endoderm.
Contoh hewan diploblastik : Coelenterata.
Lapisan-lapisan jaringan tersebut di atas kemudian akan berkembang menjadi organ-organ tubuh dari suatu hewan.
JARINGAN EPITEL
Jaringan epitel adalah jaringan yang melapisi permukaan tubuh, organ tubuh atau permukaan saluran tubuh hewan.
Berdasarkan bentuk dan susunannya jaringan epitel dibagi menjadi
1. Epitel Pipih
a.Epitel pipih selapis
Contoh:pada pembuluh darah, alveolus, pembuluh limfe, glomerulus ginjal.
b.Epitel banyak lapis
Contoh:pada kulit, rongga mulut, vagina.
2. Epitel Kubus
a.Epitel kubus selapis
Contoh:pada kelenjar tiroid, permukaan ovarium.
b.Epitel kubus banyak lapis
Contoh:
pada saluran kelenjar minyak dan kelenjar keringat pada kulit.
Gbr. 1. Epitel kubus selapis
2. Epitel pipih selapis
3. Jaringan ikat
(diambil dari lapisan allantois dan amnion embrio babi).
3. Epitel Silindris
a.Epitel silindris selapis
Contoh:pada lambung, jonjot usus, kantung empedu, saluran pernafasan bagian atas.
Gbr. Epitel silindris banyak lapis bersilia .
(tampak silia di tengah-tengah,
diambil dari eaofagus janin).
b.Epitel silindris banyak lapis
Contoh:pada saluran kelenjar ludah, uretra.
c.Epitel silindris banyak lapis semu/epitel silindris bersilia
Contoh:pada trakea, rongga hidung.
4. Epitel Transisional
Merupakan bentuk epitel banyak lapis yang sel-selnya tidak dapat digolongkan berdasarkan bentuknya. Bila jaringannya menggelembung bentuknya berubah.
Contoh: pada kandung kemih.
Gbr 3. Epitel transisional dari kandung kemih anjing.
A : kandung kemih kosong
B : kandung kemih berisi urine
Sebagai jaringan yang menutup seluruh permukaan luar dan dalam tubuh setiap organisme, jaringan epitel mempunyai fungsi sebagai berikut
1. Sebagai pelindung
2. Sebagai kelenjar
3. Sebagai penerima rangsang
4. Sebagai lalu lintas keluar masuknya zat
JARINGAN OTOT
Jaringan otot tersusun atas sel-sel otot yang fungsinya menggerakkan organ-organ tubuh. Kemampuan tersebut disebabkan karena jaringan otot mampu berkontraksi. Kontraksi otot dapat berlangsung karena molekul-molekul protein yang membangun sel otot dapat memanjang dan memendek.
Gambar 1 :
Diagram susunan jaringan otot kerangka, dari
keseluruhan otot sampai tingkat molekuler.
Jaringan otot dapat dibedakan menjadi 3 macam :
1.Jaringan Otot Polos
Jaringan otot polos mempunyai serabut-serabut (fibril) yang homogen sehingga bila diamati di bawah mikroskop tampak polos atau tidak bergaris-garis.
Otot polos berkontraksi secara refleks dan di bawah
pengaruh saraf otonom. Bila otot polos dirangsang, reaksinya lambat. Otot polos terdapat pada saluran pencernaan, dinding pembuluh darah, saluran pernafasan.
Gbr. Struktur Otot Polos
2.Jaringan Otot Lurik
Nama lainnya adalah jaringan otot kerangka karena sebagian besar jenis otot ini melekat pada kerangka tubule. Kontraksinya menurut kehendak kita dan di bawah pengaruh saraf sadar.
Dinamakan otot lurik karena bila dilihat di bawah mikroskop tampak adanya garis gelap dan terang berselang-seling melintang di sepanjang serabut otot. Oleh sebab itu nama lain dari otot lurik adalah otot bergaris melintang.
Kontraksi otot lurik berlangsung cepat bila menerima rangsangan, berkontraksi sesuai dengan kehendak dan di bawah pengaruh saraf sadar.
Fungsi otot lurik untuk menggerakkan tulang dan melindungi kerangka dari benturan keras.
Gbr. Serabut otot lurik
(dari otot anak-anak).
3.Jaringan Otot Jantung/Miokardium
Jaringan otot ini hanya terdapat pada lapisan tengah dinding jantung. Strukturnya menyerupai otot lurik, meskipun begitu kontraksi otot jantung secara refleks serta reaksi terhadap rangsang lambat.
Fungsi otot jantung adalah untuk memompa darah ke luar jantung.
Gbr. Serabut otot jantung
(dari jantung orang dewasa)
JARINGAN SARAF
Jaringan saraf tersusun atas sel-sel saraf atau neuron. Tiap neuron/sel saraf terdiri atas badan sel saraf, cabang dendrit dan cabang akson, cabang-cabang inilah yang menghubungkan tiap-tiap sel saraf sehingga membentuk jaringan saraf.
Gbr. Sel saraf (neuron) dengan akson dan dendrit).
Terdapat 3 macam sel saraf
1.Sel Saraf Sensorik
Berfungsi menghantarkan rangsangan dari reseptor (penerima rangsangan) ke sumsum tulang belakang.
2.Sel Saraf Motorik
Berfngsi menghantarkan impuls motorik dari susunan saraf pusat ke efektor.
3.Sel Saraf Penghubung
Merupakan penghubung sel saraf yang satu dengan sel saraf yang lain.
Sel saraf mempunyai kemampuan iritabilitas dan konduktivitas.
Iritabilitas artinya kemampuan sel saraf untuk bereaksi terhadap perubahan lingkungan. Konduktivitas artinya kemampuan sel saraf untuk membawa impuls-impuls saraf.
JARINGAN PENGUAT
Jaringan penguat disebut juga jaringan penyokong atau jaringan penunjang.
Yang termasuk jaringan penguat adalah :
1. Jaringan Ikat
Jaringan ikat terdiri dari serabut, sel-sel dan cairan ekstra seluler. Cairan ekstra seluler dan serabut disebut matriks.
Fungsi jaringan ikat adalah mengikat atau mempersatukan jaringan-jaringan menjadi organ dan berbagai organ menjadi sistem organ, menjadi selubung organ dan melindungi jaringan atau organ tubuh.
Berdasarkan struktur dan fungsinya jaringan ikat dibedakan menjadi dua:
a.Jaringan ikat longgar
Ciri-ciri : sel-selnya jarang dan sebagian jaringannya tersusun atas matriks yang mengandung serabut kolagen dan serabut elastis. Jaringan ikat longgar terdapat di sekitar organ-organ, pembuluh darah dan saraf.
Fungsinya untuk membungkus organ-organ tubuh, pembuluh darah dan saraf.
b. Jaringan ikat padat
Nama lainnya jaringan ikat serabut putih, karena terbuat dari serabut kolagen yang berwarna putih. Jaringan ini terdapat pada selaput urat, selaput pembungkus otot, fasia, ligamen dan tendon.
Fasia adalah jaringan ikat berbentuk lembaran yang menyelimuti otot.
Ligamen adalah jaringan ikat yang berperan sebagai penghubung antar tulang.
Tendon adalah ujung otot yang melekat pada tulang. Fungsinya untuk menghubungkan berbagai organ tubuh seperti otot dengan tulang-tulang, tulang dengan tulang, juga memberikan perlindungan terhadap organ tubuh.
2. Jaringan Tulang Rawan (Kartilago)
Jaringan tulang rawan pada anak-anak berasal dari jaringan embrional yang disebut mesenkim, pada orang dewasa berasal dari selaput tulang rawan atau perikondrium yang banyak mengandung kondroblas atau pembentuk sel-sel tulang rawan. Fungsinya untuk menyokong kerangka tubuh.
Ada 3 macam jaringan tulang rawan :
a. Kartilago hialin
Matriksnya bening kebiruan. Terdapat pada permukaan tulang sendi, cincin tulang rawan pada batang tenggorok dan cabang batang tenggorok, ujung tulang rusuk yang melekat pada tulang dada dan pada ujung tulang panjang.
Kartilago hialin merupakan bagian terbesar dari kerangka embrio juga membantu pergerakan persendian, menguatkan saluran pernafasan, memberi kemungkinan pertumbuhan memanjang tulang pipa dan memberi kemungkinan tulang rusuk bergerak saat bernafas.
Gbr. Kartilago hialin (dari embrio babi).
b. Kartilago fibrosa
Matriksnya berwarna gelap dan keruh. Jaringan ini terdapat pada perekatan ligamen-ligamen tertentu pada tulang, persendian tulang pinggang, pada calmam antar ruas tulang belakang dan pada pertautan antar tulang kemaluan kiri dan kanan. Fungsi utama untuk memberikan proteksi dan penyokong.
Gbr. Kartilago fibrosa
(dari tulang lutut manusia).
c. Kartilago elastik
Matriksnya berwarna keruh kekuning-kuningan. Jaringan ini terdapat pada dawn telinga, epiglottis, pembuluh eustakius dan laring.
3. J aringan Tulang
Jaringan tulang terdiri dari sel-sel tulang atau osteon yang tersimpan di dalam matriks, matriksnya terdiri dari zat perekat kolagen dan endapan garam-garam mineral terutama garam kalsium (kapur). Tulang merupakan komponen utama dari kerangka tubuh dan berperan untuk melindungi alat-alat tubuh dan tempat melekatnya otot kerangka.
Tulang dapat dibagi menjadi 2 macam :
a.Tulang keras, bila matriks tulang rapat dan padat.
Contoh : tulang pipa.
b.Tulang spons, bila matriksnya berongga.
Contoh : tulang pendek.
4. Jaringan Darah
Jaringan darah merupakan jaringan penyokong khusus, karena berupa cairan.
Bagian-bagian dari jaringan darah adalah :
a.Sel darah
Dibagi menjadi sel darah merah (eritrosit) berfungsi untuk mengangkut oksigen dan sel darah putih (lekosit) berfungsi untuk melawan benda-benda asing yang masuk ke dalam tubuh.
b.Keping-keping darah (trombosit)
Berfungsi dalam proses pembekuan darah.
c.Plasma darah
Komponen terbesar adalah air, berperan mengangkut sari makanan, hormon, zat sisa hasil metabolisms, antibodi dan lain-lain.
5. Jaringan Limfe/Getah Bening
Asal jaringan limfe adalah bagian dari darah yang keluar dari pembuluh darah, komponen terbesarnya adalah air dimana terlarut zat-zat antara lain glukosa, garam-garam, asam lemak. Komponen selulernya adalah limfosit.
Jaringan limfe menyebar ke seluruh tubuh melalui pembuluh limfe. Fungsi jaringan limfe selain untuk kekebalan tubuh (adanya limfosit) juga untuk mengangkut cairan jaringan, protein, lemak, garam mineral dan zat-zat lain dari jaringan ke sistem pembuluh darah.
JARINGAN LEMAK
Nama lainnya adalah jaringan adiposa, jaringan ini terdapat di seluruh tubuh. Fungsinya untuk menyimpan lemak untuk cadangan makanan, dan mencegah hilangnya panas secara berlebihan.
Kumpulan dari berbagai macam jaringan dan melaksanakan suatu tugas tertentu akan membentuk organ. Derajat dari organisme ditentukan dari makin beragamnya organ yang dimiliki.
Beberapa organ tubuh
1. USUS
Merupakan bagian dari sistem pencernaan.
Disusun dari beberapa jaringan, susunan dari luar ke dalam adalah:
a. Jaringan ikat serosa, fungsinya untuk menggantungkan usus ke organ lain
b. Jaringan otot polos memanjang
c. Jaringan otot polos melingkar
d. Jaringan ikat longgar
e. Jaringan otot polos mukosa
f. Jaringan ikat longgar mukosa
g. Jaringan epitel silindris yang merupakan jaringan terdalam dari rongga usus
Di samping jaringan-jaringan tersebut di atas terdapat juga jaringan-jaringan lain (jaringan saraf, jaringan darah dan lain-lain) yang menunjang kerja usus.
Gambar 1 :
Susunan umum organ saluran cerna (usus).
2. TRAKEA/BATANG TENGGOROK
Merupakan bagian dari sistem pernafasan.
Trakea disusun atas 3 lapis jaringan, dari luar ke dalam :
a. Jaringan ikat padat
b. Jaringan rulang rawan dan jaringan otot polos
c. Jaringan epitel silindris berlapis banyak bersilia
SISTEM ORGAN
Kumpulan dari berbagai organ dan menjalankan tugas tertentu disebut sistem organ.
Sistem organ yang terdapat dalam tubuh manusia antara lain
1. SISTEM INTEGUMEN/KULIT
2. SISTEM PENCERNAAN
3. SISTEM SIRKULASI
4. SISTEM RESPIRASI/PERNAFASAN
5. SISTEM EKSKRESI
6. SISTEM REPRODUKSI
7. SISTEM KERANGKA
8. SISTEM OTOT
9. SISTEM SARAF
10. SISTEM HORMON
Jumat, 06 November 2009
KELAS X
Berdasarkan pengamatan, jawablah pertnyaan-pertanyaan di bawah ini!
1. Dari hasil kegiatan di atas, bahan makanan manakah yang lengkap kandungan zat makanannya?
Jawab:………………………………..
2. Bahan makanan manakah yang dapat dianggap sebagai sumber protein?
Jawab:………………………………..
3. Bahan makanan manakah yang merupakan sumber karbohidrat?
Jawab:………………………………..
4. Bagaimanakah pendapat Kamu mengenai zat-zat makanan yang terkandung dalam berbagai bahan makanan berdasarkan data di atas?
Jawab:………………………………..
5. Jenis makanan manakah yang baik untuk anak dalam masa pertumbuhan?
Jawab:………………………………..
6. bagi pekerja yang menggunakan tenaga fisik, bahan makanan manakah yang sangat diperlukan?
Jawab:………………………………..
7. Mengapa orang yang kurang bergerak cenderung menjadi gemuk?
Jawab:………………………………..
8. Jadi bahan makanan yang diperlukan tergantung pada apa saja?
Jawab:………………………………..
9. Bagaimanakah kandungan zat makanan pada sayuran? Apakah sayuran diperlukan bagi manusia? Mengapa?
Jawab:………………………………..
1. Dari hasil kegiatan di atas, bahan makanan manakah yang lengkap kandungan zat makanannya?
Jawab:………………………………..
2. Bahan makanan manakah yang dapat dianggap sebagai sumber protein?
Jawab:………………………………..
3. Bahan makanan manakah yang merupakan sumber karbohidrat?
Jawab:………………………………..
4. Bagaimanakah pendapat Kamu mengenai zat-zat makanan yang terkandung dalam berbagai bahan makanan berdasarkan data di atas?
Jawab:………………………………..
5. Jenis makanan manakah yang baik untuk anak dalam masa pertumbuhan?
Jawab:………………………………..
6. bagi pekerja yang menggunakan tenaga fisik, bahan makanan manakah yang sangat diperlukan?
Jawab:………………………………..
7. Mengapa orang yang kurang bergerak cenderung menjadi gemuk?
Jawab:………………………………..
8. Jadi bahan makanan yang diperlukan tergantung pada apa saja?
Jawab:………………………………..
9. Bagaimanakah kandungan zat makanan pada sayuran? Apakah sayuran diperlukan bagi manusia? Mengapa?
Jawab:………………………………..
Senin, 24 Agustus 2009
JARINGAN TUMBUHAN
JARINGAN TUMBUHAN
Seperti pada hewan, tubuh tumbuhan pun terdiri dari sel-sel. Sel-sel tersebut akan berkumpul membentuk jaringan, jaringan akan berkumpul membentuk organ dan seterusnya sampai membentuk satu tubuh tumbuhan. Di sini akan dibahas macam-macam jaringan dan organ yang membentuk tubuh tumbuhan.Jaringan tumbuhan dapat dibagi 2 macam :
1. Jaringan meristem2. Jaringan dewasa
JARINGAN MERISTEM
jaringan-meristem
Jaringan meristem adalah jaringan yang terus menerus membelah.Jaringan meristem dapat dibagi 2 macam1. Jaringan Meristem PrimerJaringan meristem yang merupakan perkembangan lebih lanjut dari pertumbuhan embrio.Contoh: ujung batang, ujung akar. Meristem yang terdapat di ujung batang dan ujung akar disebut meristem apikal. Kegiatan jaringan meristem primer menimbulkan batang dan akar bertambang panjang.Pertumbuhan jaringan meristem primer disebut pertumbuhan primer.2. Jaringan Meristem SekunderJaringan meristem sekunder adalah jaringan meristem yang berasal dari jaringan dewasa yaitu kambium dan kambium gabus. Pertumbuhan jaringan meristem sekunder disebut pertumbuhan sekunder. Kegiatan jaringan meristem menimbulkan pertambahan besar tubuh tumbuhan. Contoh jaringan meristem skunder yaitu kambium.Kambium adalah lapisan sel-sel tumbuhan yang aktif membelah dan terdapat diantara xilem dan floem.Aktivitas kambium menyebabkan pertumbuhan skunder, sehingga batang tumbuhan menjadi besar . Ini terjadi pada tumbuhan dikotil dan Gymnospermae(tumbuhan berbiji terbuka ).Pertumbuhan kambium kearah luar akan membentuk kulit batang, sedangkan kearah dalam akan membentuk kayu.Pada masa pertumbuhan, pertumbuhan kambium kearah dalam lebih aktif dibandingkan pertumbuhan kambium kearah luar, sehingga menyebabkan kulit batang lebih tipis dibandingkan kayu.Berdasarkan letaknya jaringan meristem dibedakan menjadi tiga yaitu meristem apikal, meristem interkalar dan meristem lateral.Meristem apikal adalah meristem yang terdapat pada ujung akar dan pada ujung batang. Meristem apikal selalu menghasilkan sel-sel untuk tumbuh memanjang.Pertumbuhan memanjang akibat aktivitas meristem apikal disebut pertumbuhan primer. Jaringan yang terbentuk dari meristem apikal disebut jaringan primer.Meristem interkalar atau meristem antara adalah meristem yang terletak diantara jaringan meristem primer dan jaringan dewasa. Contoh tumbuhan yang memiliki meristem interkalar adalah batang rumput-rumputan (Graminae). Pertumbuhan sel meristem interkalar menyebabkan pemanjangan batang lebih cepat, sebelum tumbuhnya bunga.Meristem lateral atau meristem samping adalah meristem yang menyebabkan pertumbuhan skunder. Pertumbuhan skunder adalah proses pertumbuhan yang menyebabkan bertambah besarnya akar dan batang tumbuhan. Meristem lateral disebut juga sebagai kambium. Kambium terbentuk dari dalam jaringan meristem yang telah ada pada akar dan batang dan membentuk jaringan skunder pada bidang yang sejajar dengan akar dan batang.
JARINGAN DEWASAJaringan dewasa adalah jaringan yang sudah berhenti membelah.Jaringan dewasa dapat dibagi menjadi beberapa macam :1 Jaringan Epidermis
jaringan-epidermis
Jaringan yang letaknya paling luar, menutupi permukaan tubuh tumbuhan. Bentuk jaringan epidermis bermacam-macam. Pada tumbuhan yang sudah mengalami pertumbuhan sekunder, akar dan batangnya sudah tidak lagi memiliki jaringan epidermis. Fungsi jaringan epidermis untuk melindungi jaringan di sebelah dalamnya.2. Jaringan Parenkim
jaringan-perenkim
Nama lainnya adalah jaringan dasar. Jaringan parenkim dijumpai pada kulit batang, kulit akar, daging, daun, daging buah dan endosperm. Bentuk sel parenkim bermacam-macam. Sel parenkim yang mengandung klorofil disebut klorenkim, yang mengandung rongga-rongga udara disebut aerenkim. Penyimpanan cadangan makanan dan air oleh tubuh tumbuhan dilakukan oleh jaringan parenkim.Berdasarkan fungsinya jaringan parenkim dibedakan menjadi beberapa macam antara lain:1. Parenkim asimilasi (klorenkim).2. Parenkim penimbun.3. Parenkim air4. Parenkim penyimpan udara (aerenkim).1. Parenkim asimilasi (klorenkim) adalah sel parenkim yang mengandung klorofil dan berfungsi untuk fotosintesis.2. Parenkim penimbun adalah sel parenkim ini dapat menyimpan cadangan makanan yang berbeda sebagai larutan di dalam vakuola, bentuk partikel padat, atau cairan di dalam sitoplasma.3. Parenkim air adalah sel parenkim yang mampu menyimpan air. Umumnya terdapat pada tumbuhan yang hidup didaerah kering (xerofit), tumbuhan epifit, dan tumbuhan sukulen.4. Parenkim udara (aerenkim) adalah jaringan parenkim yang mampu menyimpan udara karena mempunyai ruang antar sel yang besar. Aerenkim banyak terdapat pada batang dan daun tumbuhan hidrofit.
3. Jaringan Penguat/PenyokongNama lainnya stereon. Fungsinya untuk menguatkan bagian tubuh tumbuhan. Terdiri dari kolenkim dan sklerenkim.a. KolenkimSebagian besar dinding sel jaringan kolenkim terdiri dari senyawa selulosa merupakan jaringan penguat pada organ tubuh muda atau bagian tubuh tumbuhan yang lunak.b. SklerenkimSelain mengandung selulosa dinding sel, jaringan sklerenkim mengandung senyawa lignin, sehingga sel-selnya menjadi kuat dan keras. Sklerenkim terdiri dari dua macam yaitu serabut/serat dan sklereid atau sel batu. Batok kelapa adalah contoh yang baik dari bagian tubuh tumbuhan yang mengandung serabut dan sklereid.4. Jaringan Pengangkut
Jaringan pengangkut bertugas mengangkut zat-zat yang dibutuhkan oleh tumbuhan. Ada 2 macam jaringan; yakni xilem atau pembuluh kayu dan floem atau pembuluh lapis/pembuluh kulit kayu.Xilem bertugas mengangkut air dan garam-garam mineral terlarut dari akar ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. Xilem ada 2 macam: trakea dan trakeid.Floem bertugas mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuh tumbuhan.5. Jaringan Gabus
jaringan-gabus
Fungsi jaringan gabus adalah untuk melindungi jaringan lain agar tidak kehilangan banyak air, mengingat sel-sel gabus yang bersifat kedap air. Pada Dikotil, jaringan gabus dibentuk oleh kambium gabus atau felogen, pembentukan jaringan gabus ke arah dalam berupa sel-sel hidup yang disebut feloderm, ke arah luar berupa sel-sel mati yang disebut felem.
Seperti pada hewan, tubuh tumbuhan pun terdiri dari sel-sel. Sel-sel tersebut akan berkumpul membentuk jaringan, jaringan akan berkumpul membentuk organ dan seterusnya sampai membentuk satu tubuh tumbuhan. Di sini akan dibahas macam-macam jaringan dan organ yang membentuk tubuh tumbuhan.Jaringan tumbuhan dapat dibagi 2 macam :
1. Jaringan meristem2. Jaringan dewasa
JARINGAN MERISTEM
jaringan-meristem
Jaringan meristem adalah jaringan yang terus menerus membelah.Jaringan meristem dapat dibagi 2 macam1. Jaringan Meristem PrimerJaringan meristem yang merupakan perkembangan lebih lanjut dari pertumbuhan embrio.Contoh: ujung batang, ujung akar. Meristem yang terdapat di ujung batang dan ujung akar disebut meristem apikal. Kegiatan jaringan meristem primer menimbulkan batang dan akar bertambang panjang.Pertumbuhan jaringan meristem primer disebut pertumbuhan primer.2. Jaringan Meristem SekunderJaringan meristem sekunder adalah jaringan meristem yang berasal dari jaringan dewasa yaitu kambium dan kambium gabus. Pertumbuhan jaringan meristem sekunder disebut pertumbuhan sekunder. Kegiatan jaringan meristem menimbulkan pertambahan besar tubuh tumbuhan. Contoh jaringan meristem skunder yaitu kambium.Kambium adalah lapisan sel-sel tumbuhan yang aktif membelah dan terdapat diantara xilem dan floem.Aktivitas kambium menyebabkan pertumbuhan skunder, sehingga batang tumbuhan menjadi besar . Ini terjadi pada tumbuhan dikotil dan Gymnospermae(tumbuhan berbiji terbuka ).Pertumbuhan kambium kearah luar akan membentuk kulit batang, sedangkan kearah dalam akan membentuk kayu.Pada masa pertumbuhan, pertumbuhan kambium kearah dalam lebih aktif dibandingkan pertumbuhan kambium kearah luar, sehingga menyebabkan kulit batang lebih tipis dibandingkan kayu.Berdasarkan letaknya jaringan meristem dibedakan menjadi tiga yaitu meristem apikal, meristem interkalar dan meristem lateral.Meristem apikal adalah meristem yang terdapat pada ujung akar dan pada ujung batang. Meristem apikal selalu menghasilkan sel-sel untuk tumbuh memanjang.Pertumbuhan memanjang akibat aktivitas meristem apikal disebut pertumbuhan primer. Jaringan yang terbentuk dari meristem apikal disebut jaringan primer.Meristem interkalar atau meristem antara adalah meristem yang terletak diantara jaringan meristem primer dan jaringan dewasa. Contoh tumbuhan yang memiliki meristem interkalar adalah batang rumput-rumputan (Graminae). Pertumbuhan sel meristem interkalar menyebabkan pemanjangan batang lebih cepat, sebelum tumbuhnya bunga.Meristem lateral atau meristem samping adalah meristem yang menyebabkan pertumbuhan skunder. Pertumbuhan skunder adalah proses pertumbuhan yang menyebabkan bertambah besarnya akar dan batang tumbuhan. Meristem lateral disebut juga sebagai kambium. Kambium terbentuk dari dalam jaringan meristem yang telah ada pada akar dan batang dan membentuk jaringan skunder pada bidang yang sejajar dengan akar dan batang.
JARINGAN DEWASAJaringan dewasa adalah jaringan yang sudah berhenti membelah.Jaringan dewasa dapat dibagi menjadi beberapa macam :1 Jaringan Epidermis
jaringan-epidermis
Jaringan yang letaknya paling luar, menutupi permukaan tubuh tumbuhan. Bentuk jaringan epidermis bermacam-macam. Pada tumbuhan yang sudah mengalami pertumbuhan sekunder, akar dan batangnya sudah tidak lagi memiliki jaringan epidermis. Fungsi jaringan epidermis untuk melindungi jaringan di sebelah dalamnya.2. Jaringan Parenkim
jaringan-perenkim
Nama lainnya adalah jaringan dasar. Jaringan parenkim dijumpai pada kulit batang, kulit akar, daging, daun, daging buah dan endosperm. Bentuk sel parenkim bermacam-macam. Sel parenkim yang mengandung klorofil disebut klorenkim, yang mengandung rongga-rongga udara disebut aerenkim. Penyimpanan cadangan makanan dan air oleh tubuh tumbuhan dilakukan oleh jaringan parenkim.Berdasarkan fungsinya jaringan parenkim dibedakan menjadi beberapa macam antara lain:1. Parenkim asimilasi (klorenkim).2. Parenkim penimbun.3. Parenkim air4. Parenkim penyimpan udara (aerenkim).1. Parenkim asimilasi (klorenkim) adalah sel parenkim yang mengandung klorofil dan berfungsi untuk fotosintesis.2. Parenkim penimbun adalah sel parenkim ini dapat menyimpan cadangan makanan yang berbeda sebagai larutan di dalam vakuola, bentuk partikel padat, atau cairan di dalam sitoplasma.3. Parenkim air adalah sel parenkim yang mampu menyimpan air. Umumnya terdapat pada tumbuhan yang hidup didaerah kering (xerofit), tumbuhan epifit, dan tumbuhan sukulen.4. Parenkim udara (aerenkim) adalah jaringan parenkim yang mampu menyimpan udara karena mempunyai ruang antar sel yang besar. Aerenkim banyak terdapat pada batang dan daun tumbuhan hidrofit.
3. Jaringan Penguat/PenyokongNama lainnya stereon. Fungsinya untuk menguatkan bagian tubuh tumbuhan. Terdiri dari kolenkim dan sklerenkim.a. KolenkimSebagian besar dinding sel jaringan kolenkim terdiri dari senyawa selulosa merupakan jaringan penguat pada organ tubuh muda atau bagian tubuh tumbuhan yang lunak.b. SklerenkimSelain mengandung selulosa dinding sel, jaringan sklerenkim mengandung senyawa lignin, sehingga sel-selnya menjadi kuat dan keras. Sklerenkim terdiri dari dua macam yaitu serabut/serat dan sklereid atau sel batu. Batok kelapa adalah contoh yang baik dari bagian tubuh tumbuhan yang mengandung serabut dan sklereid.4. Jaringan Pengangkut
Jaringan pengangkut bertugas mengangkut zat-zat yang dibutuhkan oleh tumbuhan. Ada 2 macam jaringan; yakni xilem atau pembuluh kayu dan floem atau pembuluh lapis/pembuluh kulit kayu.Xilem bertugas mengangkut air dan garam-garam mineral terlarut dari akar ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. Xilem ada 2 macam: trakea dan trakeid.Floem bertugas mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuh tumbuhan.5. Jaringan Gabus
jaringan-gabus
Fungsi jaringan gabus adalah untuk melindungi jaringan lain agar tidak kehilangan banyak air, mengingat sel-sel gabus yang bersifat kedap air. Pada Dikotil, jaringan gabus dibentuk oleh kambium gabus atau felogen, pembentukan jaringan gabus ke arah dalam berupa sel-sel hidup yang disebut feloderm, ke arah luar berupa sel-sel mati yang disebut felem.
Langganan:
Postingan (Atom)